PM India Resmikan Kuil Hindu Terbesar dan Pertama di Timur Tengah
Kamis, 15 Februari 2024 - 08:28 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi secara resmi meresmikan BAPS Hindu Mandir - kuil Hindu terbesar di Timur Tengah dan pertama di Abu Dhabi. Foto: Gulf News
Perdana Menteri India Narendra Modi secara resmi meresmikan BAPS Hindu Mandir - kuil Hindu terbesar di Timur Tengah dan pertama di Abu Dhabi pada Rabu malam.
Gulf News melaporkan pada saat peresmian, Modi bergabung dengan Yang Mulia Mahant Swami Maharaj, guru spiritual BAPS Swaminarayan Sanstha saat ini, yang membangun BAPS Hindu Mandir senilai Dh350 juta di atas tanah yang disumbangkan oleh Presiden UEA Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Sumbangan itu diberikan ketika Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan masih sebagai Putra Mahkota Abu Dhabi selama kunjungan Modi ke UEA pada tahun 2015.
Baca juga: Salat Jumat di Masjid India Ini Bolehkan Non-Muslim Ikut Hadir
BAPS Hindu Mandir dibangun di atas lahan seluas 27 hektar di gurun Abu Dhabi. Ini adalah mandir batu tradisional Hindu pertama di kota ini. Kolom batu pasir merah jambu di atasnya terdapat tujuh menara yang melambangkan jumlah Syekh yang memerintah masing-masing UEA.
Modi disambut dengan pelukan oleh Presiden negara tersebut, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dan diberikan penghargaan Guard of Honor, yang menunjukkan betapa dekatnya hubungan strategis dan ekonomi kedua negara.
Islam adalah agama resmi UEA. Kunjungan Modi terjadi ketika umat Islam di India merasa terpinggirkan dan terancam karena kebijakan nasionalis Hindu Partai Bharatiya Janata.
Para analis memperkirakan tidak akan menjadi masalah bagi Modi selama kunjungannya, mengingat semakin menonjolnya India, pertumbuhan ekonominya, dan posisi strategisnya di panggung global. Dan di dalam negeri, para analis mengatakan peran utama Modi dalam peresmian kuil tersebut dapat memberikan dorongan bagi partainya untuk mempersiapkan diri menjelang pemilu dalam waktu beberapa bulan mendatang.
Baca juga: Ketika Masjid-Masjid di India Diklaim sebagai Kuil Hindu
Dalam satu dekade kekuasaannya, Modi telah menciptakan citra dirinya sebagai “pelindung agama Hindu,” kata analis politik yang berbasis di New Delhi, Asim Ali, dan kini membawa pesan tersebut melampaui batas-batas India.
Gulf News melaporkan pada saat peresmian, Modi bergabung dengan Yang Mulia Mahant Swami Maharaj, guru spiritual BAPS Swaminarayan Sanstha saat ini, yang membangun BAPS Hindu Mandir senilai Dh350 juta di atas tanah yang disumbangkan oleh Presiden UEA Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Sumbangan itu diberikan ketika Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan masih sebagai Putra Mahkota Abu Dhabi selama kunjungan Modi ke UEA pada tahun 2015.
Baca juga: Salat Jumat di Masjid India Ini Bolehkan Non-Muslim Ikut Hadir
BAPS Hindu Mandir dibangun di atas lahan seluas 27 hektar di gurun Abu Dhabi. Ini adalah mandir batu tradisional Hindu pertama di kota ini. Kolom batu pasir merah jambu di atasnya terdapat tujuh menara yang melambangkan jumlah Syekh yang memerintah masing-masing UEA.
Modi disambut dengan pelukan oleh Presiden negara tersebut, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dan diberikan penghargaan Guard of Honor, yang menunjukkan betapa dekatnya hubungan strategis dan ekonomi kedua negara.
Islam adalah agama resmi UEA. Kunjungan Modi terjadi ketika umat Islam di India merasa terpinggirkan dan terancam karena kebijakan nasionalis Hindu Partai Bharatiya Janata.
Para analis memperkirakan tidak akan menjadi masalah bagi Modi selama kunjungannya, mengingat semakin menonjolnya India, pertumbuhan ekonominya, dan posisi strategisnya di panggung global. Dan di dalam negeri, para analis mengatakan peran utama Modi dalam peresmian kuil tersebut dapat memberikan dorongan bagi partainya untuk mempersiapkan diri menjelang pemilu dalam waktu beberapa bulan mendatang.
Baca juga: Ketika Masjid-Masjid di India Diklaim sebagai Kuil Hindu
Dalam satu dekade kekuasaannya, Modi telah menciptakan citra dirinya sebagai “pelindung agama Hindu,” kata analis politik yang berbasis di New Delhi, Asim Ali, dan kini membawa pesan tersebut melampaui batas-batas India.
Lihat Juga :