Khusyu' Saat Salat Tanda Kekusyukan Hati, Begini Cara Menghadirkannya

Minggu, 16 Agustus 2020 - 10:38 WIB
1. Orang lalai yang mendirikan salat , tetapi hatinya tidak hadir sama sekali.

2. Orang yang mendirikan salat dengan hati tak pernah lalai sama sekali.

3. Orang lalai yang tidak mendirikan salat . ( )

Yang terbaik adalah tipe kedua. Dia tidak pernah lalai dalam salat dan selalu menghidupkan hatinya. Dia bisa sangat konsentrasi sehingga tidak merasakan apa yang tengah terjadi di sekelilingnya. Bahkan sebagian orang wajahnya pucat dan dadanya berguncang karena takut. Ini tak mustahil dicapai manusia.

"Apalagi banyak orang mengalami hal serupa karena takut pada raja' dunia. Jika kita termasuk orang yang menginginkan akhirat, hendaknya tidak melalaikan berbagai peringatan yang terdapat dalam syarat-syarat

dan rukun-rukun salat," jelas Ustaz Saeful Hadi yang juga lulusan Hadhramaut Yaman.

Syarat-syarat yang mendahului salat adalah:

1. Azan.

2. Bersuci.

3. Menutup aurat.

4. Menghadap kiblat.

5. Berdiri tegak lurus.

6. Niat.

Ketika mendengar seruan muadzin hadirkanlah dalam hati gambaran dahsyatnya seruan hari kiamat dan bersegeralah dengan lahir dan batin untuk segera memenuhinya. Orang-orang yang bersegera memenuhi seruan ini adalah orang-orang yang dipangil dengan penuh lemah lembut pada hari 'pergelaran akbar'. Arahkan hati kepada seruan ini.

Jika kita bisa mendapatinya dengan penuh kegembiraan, kesenangan, selalu berkeinginan untuk memulainya, maka ketahuilah rasa khusyu' akan datang kepadamu. Semoga bermanfaat. ( )

Ponpes Sultan Fatah Semarang
(rhs)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:  Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman, yakni:  Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya.  Jika ia mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah.  Dan dia benci kembali kepada kekufuran, seperti dia benci bila dilempar ke neraka

(HR. Bukhari No. 15)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More