Cara dan Niat Puasa Syawal Beserta Keutamaannya
Jum'at, 12 April 2024 - 11:01 WIB
Kenapa Pahalanya Setahun Penuh? Mari kita lihat Hadits berikut, dari Tsauban bekas budak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:
"Barang siapa berpuasa 6 hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas 10 kebaikan semisal."
(HR. Ibnu Majah No. 1715)
Hitungannya adalah 30 Hari + 6 Hari = 36 Hari. Allah Ta'ala menjadikan kebaikan dengan 10 kali lipat, maka 30 X 10 = 300 dan 6 X 10 = 60. Apabila ditambahkan nilai kedua puasa tersebut maka jumlahnya adalah 360.
Keutamaan lain disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Al Hawthah Al Jindaniyah Al-Habib Ahmad bin Novel Salim Jindan .
"Maka dia keluar dari dosa-dosanya seperti bayi yang barudilahirkan oleh ibunya".
Baca juga: 10 Hal yang Patut Diketahui Seputar Puasa Sunnah Syawal
Wallahu A'lam
عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ : مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا
"Barang siapa berpuasa 6 hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas 10 kebaikan semisal."
(HR. Ibnu Majah No. 1715)
Hitungannya adalah 30 Hari + 6 Hari = 36 Hari. Allah Ta'ala menjadikan kebaikan dengan 10 kali lipat, maka 30 X 10 = 300 dan 6 X 10 = 60. Apabila ditambahkan nilai kedua puasa tersebut maka jumlahnya adalah 360.
Keutamaan lain disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Al Hawthah Al Jindaniyah Al-Habib Ahmad bin Novel Salim Jindan .
وفي رواية خرج من ذنوبه كيوم ولدته أمه
"Maka dia keluar dari dosa-dosanya seperti bayi yang barudilahirkan oleh ibunya".
Baca juga: 10 Hal yang Patut Diketahui Seputar Puasa Sunnah Syawal
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :