Tabiin yang Sahid di Tangan Penguasa Kufah Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi

Rabu, 26 Agustus 2020 - 12:15 WIB
Adakalanya ia khatamkan Al-Qur’an dalam sekali salat. Dan sudah menjadi kebiasaannya apabila membaca ayat yang berisi ancaman, maka menjadi gemetarlah badannya, gentar hatinya dan meneteslah air matanya. Kemudian mengualang-ulang ayat tersebut sampai adakalanya hampir pingsan.

Ia melakukan perjalanan ke Baitullah Al-Haram dua kali setiap tahunnya. Pertama adalah pada bulan Rajab untuk melakukan umrah, lalu di bulan Dzulqa’dah hingga usai ibadah haji.

Orang-orang yang merindukan ilmu dan kebaikan datang berduyun-duyun ke Kufah untuk menghirup sumber ilmu yang jernih dari Sa’id bin Jubair. Beliau pernah ditanya, “Apakah khasyah (takut) itu?” Ia menjawab, “Khasyah adalah bahwa engkau harus takut kepada Allah hingga rasa takutmu menghalangi dirimu dari perbuatan maksiat.” ( )

Ketika ditanya tentang dzikir, ia berkata, “Dzikir itu adalah taat kepada Allah. Barangsiapa menyahut seruan Allah dan mentaati-Nya, berarti dia berdzikir kepada-Nya. Adapun orang yang berpaling dan tak mau taat, maka dia bukanlah termasuk ahli dzikir, meski dia bertasbih dan membaca Al-Qur’an semalam suntuk.” (Habis)
(mhy)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Qatadah dia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: Tidak ada sikap lalai ketika tidur, akan tetapi kelalaian itu hanya ada ketika terjaga, yaitu mengakhirkan shalat hingga datang waktu shalat yang lain.

(HR. Sunan Abu Dawud No. 373)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More