Perang Salib VIII: Kisah Pasukan Salib Kalah Melawan Wabah Disentri di Tunis

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 15:33 WIB
Baca juga: Perang Salib V: Kisah Pasukan Salib dan Turki Seljuk Menyerang Shalahuddin Al Ayyubi

Louis IX sebenarnya ingin membalas kekalahan di Perang Salib VII dan ingin berlayar menuju Siprus, namun atas desakan saudaranya, Charles, jika Louis IX mendaratkan pasukannya di Tunis, maka pasukan Salib akan mendapatkan keuntungan karena Tunis dikuasai Dinasti Hafshidiah yang secara kekuatan militer masih dapat dikalahkan oleh pasukan Salib.

Dengan menaklukkan Tunis, pasukan Salib mempunyai bekal berharga untuk menginvasi Mesir karena membawa perlengkapan dan kebutuhan militer yang cukup, dan selanjutnya menaklukkan Yerusalem.

Pada Juli 1270, pasukan Salib tiba di Chartage. Selanjutnya Tunis, sebagai pusat pemerintahan Dinasti Hafshidiah, dikepung.

Jamil Abun-Nasr dalam bukunya berjudul "A History of Maghrib in the Islamic Period" (London: Cambridge University Press, 1993) mencatat pengepungan tersebut melahirkan perjanjian damai dan Prancis diperbolehkan berdagang di Tunis.

Pasukan Salib akhirnya harus melupakan menaklukkan Mesir karena Louis IX meninggal pada tanggal 25 Agustus 1270 akibat penyakit disentri. Penyakit tersebut juga dialami oleh sebagian pasukan Salib di Tunis.

Baca juga: Perang Salib V: Kisah Shalahuddin Mempertahankan Yerusalem dari Pasukan Salib dan Turki Seljuk

Di Kairo, keberadaan Louis IX diketahui oleh Baibars, Sultan Dinasti Mamluk. Baibars berencana menyerang Louis IX di Tunis sebelum Louis menyerang Kairo.

Kematian Louis IX dan kembalinya pasukan Salib dari Tunis karena wabah disentri membuat Baibars membatalkan rencana menyerang Tunis.

Jadi pada Perang Salib VIII tidak pernah terjadi pertempuran fisik, dan Louis IX tercatat sebagai raja yang kalah dua kali berturut-turut; berjuang sendirian dengan pasukannya tanpa dibantu pasukan dari kerajaan di Eropa yang lain.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!