Khotbah Jumat Terakhir Bulan Syawal : Menghadapi Bulan Haram

Jum'at, 17 April 2026 - 05:15 WIB
Oleh karena itu, wahai kaum Muslimin, marilah kita berusaha di tiga bulan ini untuk berazam, bertekad bulat, dan berniat kuat memanfaatkan hari-hari untuk beramal shalih serta meninggalkan perbuatan maksiat.

Sesungguhnya Allah mensyariatkan semua ini demi kebaikan kita. Bukan karena Allah membutuhkan amalan kita. Allah tidak membutuhkan amal shalih kita sedikit pun. Kitalah yang membutuhkan amal tersebut demi kebaikan dan keberuntungan di dunia dan akhirat.

Maka mintalah kepada Allah agar Dia menolong kita selama tiga bulan ini untuk memperbanyak ketaatan. Sebab, jika bukan karena pertolongan-Nya, mustahil kita mampu menjalankan ibadah dengan benar.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ


“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.” (QS. Al-Fātiḥah [1]: 5)

Kata Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, karena ibadah itu berat, memerlukan bantuan dari Allah. Tanpa pertolongan-Nya, kita tidak akan mampu melaksanakan ketaatan sebagaimana mestinya.

Berapa banyak orang yang shalat namun tidak dibantu oleh Allah untuk khusyuk. Berapa banyak yang berpuasa namun tidak mendapatkan taufik untuk meninggalkan hal-hal yang sia-sia. Berapa banyak yang tidak dibantu oleh Allah untuk berzikir, sehingga hatinya lebih suka mengingat dunia, tenggelam dalam syahwat, dan berat untuk mengingat Allah.

Oleh sebab itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengajarkan doa kepada Mu‘adz bin Jabal Radhiyallahu ‘Anhu. Beliau bersabda: “Wahai Mu‘adz, sesungguhnya aku mencintaimu. Maka janganlah engkau tinggalkan doa ini setiap selesai salat:

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!