Khotbah Jumat Terakhir Bulan Syawal : Menghadapi Bulan Haram

Jum'at, 17 April 2026 - 05:15 WIB
‘Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan memperbaiki ibadahku kepada-Mu.'” (HR. Abu Dawud)

Sungguh, ini adalah doa yang sangat kita butuhkan, wahai kaum Muslimin. Doa yang amat penting untuk kita ucapkan setiap selesai shalat. Tanpa bantuan Allah, mustahil kita bisa mensyukuri nikmat-Nya yang begitu banyak.

Khotbah Jumat Kedua: Menghadapi Bulan Haram

Sesungguhnya orang-orang musyrik Quraisy dahulu—meskipun mereka menyekutukan Allah—masih sangat menghormati bulan-bulan haram.

Disebutkan bahwa orang-orang Arab datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, bulan ini adalah bulan haram. Kami tidak bisa mendatangi engkau kecuali pada bulan-bulan haram.” Mereka berkata, “Fa innā kuffāru Muḍar—kami tinggal di antara wilayah engkau dengan wilayah kaum Muḍar.”

Siapakah kaum Muḍar itu? Mereka adalah kaum yang dikenal sangat bengis dan kejam. Setiap kali ada orang yang melewati wilayah mereka, akan mereka bunuh dan rampas hartanya. Namun, ketika datang bulan-bulan haram, mereka tidak berani melakukannya. Mereka sangat menghormati tiga bulan haram.

Lalu bagaimana dengan kita yang beriman? Kita seharusnya jauh lebih layak daripada mereka untuk mengagungkan bulan-bulan haram ini. Kita lebih pantas memuliakannya dengan sebenar-benar pemuliaan, yaitu dengan memperbanyak ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta menjauhi kemaksiatan. Wallahu A'lam

Baca juga: Perjanjian Hudaibiyah: Pakta Damai yang Mengubah Sejarah
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!