Parameter Berhias Kaum Suami
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:27 WIB
Berpakaian bersih dan pantas sesuai dengan situasi atau kesempatan, salah satu contoh berhias oleh suami untuk menyenangkan hati istrinya. Foto ilustrasi/ist
Dalam beberapa kitab sirah, dikisahkan dengan apik dan elegan bagaimana potret kehidupan Rasulullah yang berstatus sebagai suami idaman bagi Ummahatul Mukminin. Beliau adalah sosok teladan di sepanjang zaman pada berbagai sendi kehidupan, utamanya persoalan rumah tangga .
Salah satunya dikisahkan bagaimana cara baginda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, sebelum bertemu dengan istrinya. Beliau ternyata selalu menyisir rapi rambutnya dan mengenakan minyak wangi. Tidak hanya itu saja, Rasulullah mengenakan baju yang rapi dan pantas untuk dirinya. Hati perempuan mana yang tidak merasa bahagia kala suaminya datang dalam kondisi bersolek sedemikian rupa?
(Baca juga : Haruskah Suami Berdandan untuk Istri? )
Kebiasaan baik ini tak terbatas pada Rasulullah saja, namun juga dilakukan oleh para sahabat dan generasi selanjutnya. Biasanya Rasulullah selalu mewanti-wanti para sahabat selepas mengikuti peperangan agar membersihkan diri dan berpenampilan rapi sebelum bertemu dengan keluarganya.
Seperti didalam kisah sahabat ini, diriwayatkan bahwa ada seorang suami yang tubuhnya penuh debu dan rambutnya kusut mengunjungi Khalifah Umar bin Khattab bersama istrinya. Istrinya mengadu bahwa ia tidak menyukai laki-laki tersebut karena penampilannya yang demikian.
(Baca juga : Hati-hati, Tanpa Izin Suami Amalan Sunnah Bisa Menjadi Dosa )
Sehingga diperintahkan kepada laki-laki itu untuk membersihkan diri, merapikan rambut, memotong kuku, barulah kemudian menghadap ke istrinya itu. Pada awalnya sang istri menghindar karena tidak mengenalinya, ketika ia tahu bahwa ia suaminya maka ia pun langsung menciumnya.
Khalifah Umar pun menasihati: “Inilah yang seharusnya dilakukan oleh para suami untuk istrinya. Demi Allah, sesungguhnya mereka menghendaki kalian untuk bersolek, seperti kalian yang juga merasa suka jika mereka berhias untuk kalian.”
Maka dari itu tidak hanya istri yang dituntut untuk bersolek, suami pun juga harus bersolek. Jika suami bijaksana maka tentu akan bersolek demi istrinya
(Baca juga : Agar Doa Cepat Dikabulkan, Perhatikan Tiga Hal Ini! )
Salah satunya dikisahkan bagaimana cara baginda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, sebelum bertemu dengan istrinya. Beliau ternyata selalu menyisir rapi rambutnya dan mengenakan minyak wangi. Tidak hanya itu saja, Rasulullah mengenakan baju yang rapi dan pantas untuk dirinya. Hati perempuan mana yang tidak merasa bahagia kala suaminya datang dalam kondisi bersolek sedemikian rupa?
(Baca juga : Haruskah Suami Berdandan untuk Istri? )
Kebiasaan baik ini tak terbatas pada Rasulullah saja, namun juga dilakukan oleh para sahabat dan generasi selanjutnya. Biasanya Rasulullah selalu mewanti-wanti para sahabat selepas mengikuti peperangan agar membersihkan diri dan berpenampilan rapi sebelum bertemu dengan keluarganya.
Seperti didalam kisah sahabat ini, diriwayatkan bahwa ada seorang suami yang tubuhnya penuh debu dan rambutnya kusut mengunjungi Khalifah Umar bin Khattab bersama istrinya. Istrinya mengadu bahwa ia tidak menyukai laki-laki tersebut karena penampilannya yang demikian.
(Baca juga : Hati-hati, Tanpa Izin Suami Amalan Sunnah Bisa Menjadi Dosa )
Sehingga diperintahkan kepada laki-laki itu untuk membersihkan diri, merapikan rambut, memotong kuku, barulah kemudian menghadap ke istrinya itu. Pada awalnya sang istri menghindar karena tidak mengenalinya, ketika ia tahu bahwa ia suaminya maka ia pun langsung menciumnya.
Khalifah Umar pun menasihati: “Inilah yang seharusnya dilakukan oleh para suami untuk istrinya. Demi Allah, sesungguhnya mereka menghendaki kalian untuk bersolek, seperti kalian yang juga merasa suka jika mereka berhias untuk kalian.”
Maka dari itu tidak hanya istri yang dituntut untuk bersolek, suami pun juga harus bersolek. Jika suami bijaksana maka tentu akan bersolek demi istrinya
(Baca juga : Agar Doa Cepat Dikabulkan, Perhatikan Tiga Hal Ini! )
Lihat Juga :