Siksaan Abu Lahab Diringankan Karena Gembira dengan Kelahiran Nabi Muhammad

Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:05 WIB
Imam al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fathulbarinya berkata: "Hasil dari perkara ini adalah keringanan siksaan Abu Lahab merupakan suatu balasan baik atas kebaikan yang ia lakukan, yaitu gembiranya ia ketika nabi dilahirkan kemudian ia memerdekakan budaknya Tsuaibah."

Kisah tersebut adalah suatu kisah yang sudah masyhur dalam kitab-kitab hadis dan sejarah dan kisah tersebut disampaikan juga oleh para al-Hafidz yang dipercaya dan diperpegangi.

Kisah ini disampaikan sang Imam hadis yaitu Imam al-Bukhari dalam kitab sahihnya, dimana kitab itu disepakati tentang keagungannya dan hadis-hadis musrsalnya tidak keluar dari daerah maqbul (diterima).

Apabila Abu Lahab yang merupakan seorang kafir yang jelas dalam Al-Qur'an dijelaskan masuk neraka, ia mendapat balasan baik sebab bergimbaranya dengan kelahiran Nabi. Lantas bagaimana dengan muslim yang bertauhid bergembira dengan kelahiran Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم?

Semoga kisah ini dapat menambah kecintaan kita kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Dan mudah-mudahan kita tidak terhalang mendapat berkah dari merayayakan kelahiran Nabi صلى الله عليه وسلم yang mulia. Aamiiin. ( )

Refeferensi:

1. Kitab Fath al-Baarii Karya Imam al-Hafidz Ibnu Hajar al-'Asqollaani.

2. Kitab Haul al-Ihtifaal Bidzikroo al-Maulid an-Nabawi asy-Syariif Karya Abuya Sayyid Muhammad bin 'Alwi al-Maliki.

3. Kitab al-Bidayah wa an-Nihayah Karya al Hafizh Ibnu Katsir.

4. Kitab Shohih al-Bukahri Karya Imam al-Bukahri.

5. Kitab Mafaahiim Yajibu an Tushohhah Karya Abuya Sayyid Muhammad bin 'Alwi al-Maliki.

Wallahu A'lam

Ali Musthafa Siregar

Mahasiswa Fakultas Syari'ah Universitas Al-Ahgaff Yaman

(rhs)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa yang mengerjakan shalat Isya' secara berjamaah, itu seperti beribadah setengah malam. Dan barangsiapa yang mengerjakan shalat Isya' dan Subuh secara berjamaah, maka ia seperti beribadah semalam penuh.

(HR. Sunan Abu Dawud No. 468)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More