Mukzijat Musa di Sungai Tigris untuk Pasukan Muslim, Kaisar Persia Lari Terbirit-birit

Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:12 WIB
Pihak Persia yang kekuatannya sudah berantakan dan sudah kehilangan semangat dalam menghadapi jin yang sekarang mendatangi mereka, dan mereka dalam ketakutan, apa pula yang dapat dilakukannya selain melarikan diri!

"Inilah mukjizat yang tak pernah terjadi di negeri itu atau di mana pun di dunia ini." Itulah kata-kata Ibn Kasir. (Baca juga: Perang 24 Jam: Panglima Persia Menemui Ajalnya Saat Zuhur Tiba )

Menurut Haekal, kalau tidak karena Timur Leng yang juga membawa-mukjizat serupa tatkala angkatan bersenjatanya berenang menyeberangi sungai ketika mereka menyerang Bagdad pada akhir dasawarsa abad ke-14 Masehi, tentu sebagian orang masih akan ragu untuk mempercayainya.

Bahkan Balazuri menyebutnya dengan agak berhati-hati, dan menambahnya dengan sumber-sumber yang lebih sukar untuk dapat dipercaya, di antaranya sumber dari Aban bin Saleh yang mengatakan: "Pasukan Muslimin berakhir sampai di Tigris yang airnya sedang meluap, hal yang tak pernah terjadi. Kapal-kapal dan semua sarana penyeberangan ke bagian timur oleh pihak Persia sudah diangkat dan jembatannya dibakar. Sa’ad dan pasukannya merasa kesal sekali karena jalan untuk menyeberang sudah tak ada. (Baca juga: Dalam Perang Sehari 2.000 Pasukan Muslim Sahid, 10.000 Pasukan Persia Tewas )

Salah seorang dari pasukan itu memberanikan diri mencebur dan berenang dengan kudanya ke seberang, maka pasukan yang lain pun mengikutinya berenang. Kemudian mereka memerintahkan para awak kapal itu untuk mengangkut barang-barang.

Ada lagi sumber Abu Amr bin Ala' yang mengatakan: "Sa’ad sudah tidak mempunyai sarana penyeberangan lagi. Ada yang menunjukkan ke tempat penyeberangan di desa nelayan maka mereka menceburkan kudanya ke sana. Pasukan Persia menghujani mereka dengan serangan, tetapi ketika itu tak ada yang terkena selain seorang dari Banu Tayyi' yang cedera."

Haekal mengatakan tentu sudah kita lihat bahwa sumber-sumber yang disajikan dengan berhati-hati itu terasa bahwa mereka masih ragu menerima sumber- sumber yang kami kemukakan itu. Tetapi Tabari, Ibn Asir, Ibn Khaldun, Ibn Kasir dan yang lain sepakat menerimanya. Sungguhpun begitu, kehati-hatian mereka tidak dapat menafikan sumber-sumber tersebut dan tak dapat memastikan apa yang mereka sanggah. (Baca juga: Hari Kedua Perang Kadisiah: Pasukan Persia Tanpa Gajah, Pasukan Muslim di Atas Angin )

Kehati-hatian demikian hanya ada pada orang yang melihatnya sebagai suatu keajaiban yang memang dapat menimbulkan keraguan. Kalau mereka yang ragu hidup dalam akhir abad keempat belas Masehi dan mengetahui bahwa Timur Leng menyeberangi Sungai Tigris dengan pasukannya, seperti yang dilakukan Sa’ad, niscaya sumber yang sudah disepakati bersama itu tidak akan mengherankan mereka lagi dan segala keraguan dalam pikiran mereka mengenai sumber yang sudah disepakati itu akan hilang, dan tidak lagi peristiwa yang mengherankan itu suatu keajaiban, tetapi, niscaya mereka akan yakin bahwa Sa’ad: "Terjun dengan kudanya ke Sungai Tigris dan pasukannya ikut pula, sehingga tak seorang pun yang masih tinggal." (Baca juga: Perang Pecah, Pasukan Gajah Ngamuk di Tengah Ramalan Buruk tentang Persia )

Perjalanan mereka di tempat itu seperti sedang berjalan di pemukaan tanah sehingga memenuhi kedua tepi Sungai itu, artileri dan infanteri tidak lagi melihat pemukaan air. Mereka berbicara di pemukaan air seperti berbicara di pemukaan tanah. Soalnya karena mereka sudah tenteram, sudah merasa aman. Mereka hanya percaya kepada segala yang telah dijanjikan oleh Allah: pertolongan dan dukungan-Nya...

Hari itu Sa’ad berdoa untuk keselamatan dan kemenangan pasukannya. la telah menceburkan mereka ke dalam Sungai, tetapi Allah membimbing dan menyelamatkan mereka, sehingga tak seorang pun ada korban di pihak Muslimin, dan tidak pula ada dari barang-barang mereka yang hilang selain sebuah gayung dari kayu milik seseorang, karena tali gantungannya sudah rapuh lalu terbawa ombak ke seberang yang ditujunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!