Mitos Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Bersahabat dengan Nabi Khidir
Rabu, 04 November 2020 - 05:00 WIB
Poster Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani/Foto/Ilustrasi/Shopee
DI kalangan pengikut Syaikh Abdul Qadir al-Jilani , banyak memercayai mitos-mitos tentang tokoh idolanya itu. Satu contoh yang amat populer adalah tentang persabatan Syaikh Abdul Qadir al-Jilani dengan Nabi Khidir AS .
Konon, meskipun mereka sudah bersahabat selama tiga tahun masing-masing tidak pernah saling mengenal. Dan dalam persahabatan inilah Syaikh Abdul Qadir diuji. (Baca juga: Selain Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, Imam Al-Ghazali Juga Kena Rampok )
Agar persahabatan mereka tidak terputus, Nabi Khidir mensyaratkan supaya Syaikh Abdul Qadir tidak meninggalkan tempat duduknya sampai dia kembali. Maka selama tiga tahun syaikh tidak pernah meninggalkan tempat yang telah disepakati, kecuali untuk bersuci. Berbagai godaan menghampirinya namun ia tetap bertahan.
Dikisahkan, Nabi Khidir AS hanya menjenguk setahun sekali, itupun hanya sejenak. Kehidupan syaikh sering diwarnai dengan kejadian-kejadian karamah.
Syaikh Izuddin bin Abdisalam mengatakan,”tidak ada seorangpun yang karamahnya diceritakan secara mutawatir kecuali syaikh Abdul Qodir Al-Jailani. (Baca juga: Ini Karamah Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani yang Tak Masuk di Akal )
Dunia Tasawuf
Dalam dunia tasawuf , dipercaya bahwa Nabi Khidir atau Al-Khidir masih hidup hingga sekarang. Demikian pula Nabi Ilyas AS . Keduanya dikisahkan dikaruniai usia panjang oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala (SWT).
Dalam kisah-kisah hikmah, Nabi Khidir kerap menyerupai seorang papa. Dimaksudkan untuk menguji naluri kemanusiaan seseorang akan kehadiran makhluk Allah SWT. (Baca juga: Syaikh Abdul Qadir al-Jilani Islamkan 100.000 Penjahat, 5.000 Orang Kristen dan Yahudi )
Sebagian orang berkata tentang Al-Khidir: Ia hidup sesudah Nabi Musa hingga zaman Nabi Isa , kemudian zaman Nabi Muhammad SAW , ia sekarang masih hidup, dan akan hidup hingga Kiamat .
Ditulis orang kisah-kisah, riwayat-riwayat dan dongeng-dongeng bahwa Al-Khidir menjumpai si Fulan dan memakaikan kirqah (pakaian) kepada si Fulan dan memberi pesan kepada si Fulan.
Konon, meskipun mereka sudah bersahabat selama tiga tahun masing-masing tidak pernah saling mengenal. Dan dalam persahabatan inilah Syaikh Abdul Qadir diuji. (Baca juga: Selain Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, Imam Al-Ghazali Juga Kena Rampok )
Agar persahabatan mereka tidak terputus, Nabi Khidir mensyaratkan supaya Syaikh Abdul Qadir tidak meninggalkan tempat duduknya sampai dia kembali. Maka selama tiga tahun syaikh tidak pernah meninggalkan tempat yang telah disepakati, kecuali untuk bersuci. Berbagai godaan menghampirinya namun ia tetap bertahan.
Dikisahkan, Nabi Khidir AS hanya menjenguk setahun sekali, itupun hanya sejenak. Kehidupan syaikh sering diwarnai dengan kejadian-kejadian karamah.
Syaikh Izuddin bin Abdisalam mengatakan,”tidak ada seorangpun yang karamahnya diceritakan secara mutawatir kecuali syaikh Abdul Qodir Al-Jailani. (Baca juga: Ini Karamah Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani yang Tak Masuk di Akal )
Dunia Tasawuf
Dalam dunia tasawuf , dipercaya bahwa Nabi Khidir atau Al-Khidir masih hidup hingga sekarang. Demikian pula Nabi Ilyas AS . Keduanya dikisahkan dikaruniai usia panjang oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala (SWT).
Dalam kisah-kisah hikmah, Nabi Khidir kerap menyerupai seorang papa. Dimaksudkan untuk menguji naluri kemanusiaan seseorang akan kehadiran makhluk Allah SWT. (Baca juga: Syaikh Abdul Qadir al-Jilani Islamkan 100.000 Penjahat, 5.000 Orang Kristen dan Yahudi )
Sebagian orang berkata tentang Al-Khidir: Ia hidup sesudah Nabi Musa hingga zaman Nabi Isa , kemudian zaman Nabi Muhammad SAW , ia sekarang masih hidup, dan akan hidup hingga Kiamat .
Ditulis orang kisah-kisah, riwayat-riwayat dan dongeng-dongeng bahwa Al-Khidir menjumpai si Fulan dan memakaikan kirqah (pakaian) kepada si Fulan dan memberi pesan kepada si Fulan.
Lihat Juga :