Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan, Malam Berkah untuk Berdoa dan Tadarus

Sabtu, 09 Mei 2020 - 20:24 WIB
Al-Quran diturunkan di bulan Ramadhan tepatnya pada malam yang diberkahi. Foto/dok SINDOnews
Malam ini kita memasuki hari ke-17 bulan Ramadhan 1441 Hijriyah. Ada satu peristiwa agung di malam ini yang kita kenal dengan Nuzul Al-Qur'an atau Nuzulul-Qur'an. Secara harfiah artinya turunnya Al-Qur'an dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul 'Izzah di langit dunia.

DiIndonesiasetiap tanggal 17Ramadhan biasanya dilakukan pengajian khusus bertema Nuzulul Qur'an atau kegiatan khatam Al-Qur'an. Masjid dan mushalla tak henti-hentinya melantunkan bacaan Al-Qur'an hingga menjelang Shubuh. Namun, tahun ini tradisi tersebut tidak diadakan karena adanya pandemik yang melumpuhkan aktivitas warga dunia termasuk Indonesia.

Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadhan tepatnya pada malam yang diberkahi. Namun, kapan turunnya Al-Qur'an ini masih terjadi perbedaan pendapat ulama. Namun yang paling masyhur adalah tanggal 17 Ramadan. (Baca Juga: Perbedaan Ulama Tentang Tanggal Pasti Nuzulul Qur'an)

Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya ( Al-Qur'an ) pada malam yang diberkahi. (QS Ad-Dukhan: ayat 3). Kemudian, di ayata lain disebutkan bahwa "Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang haq dan yang batil." (QS Al-Baqarah: ayat 185).

Ibnu Abbas mengatakan: "Allah menurunkan Qur'an sekaligus ke langit dunia, tetapi turunnya secara berangsur-angsur. Lalu Dia menurunkannya kepada Rasul-Nya bagian demi bagian".

Ibnu Abbas juga berkata, " Al-Qur'an diturunkan pada malam Lailatul Qadar, pada bulan Ramadhan ke langit dunia sekaligus, lalu ia diturunkan secara berangsur-angsur". (Baca Juga: Nuzulul Qur'an: Tafsir dan Kisah Turunnya Surat Al-Alaq 1-5)

Momentum Berdoa dan Berinteraksi dengan Al-Qur'an

Keistimewaan malam Nuzul Al-Qur'an tentunya harus diisi dengan kegiatan yang baik pula. Umat Islam bisa menghidupkan malam ini dengan memperbanyak berdoa dan tadarus Al-Qur'an . Apa saja amalan yang baik di malam ini?

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam biasanya menghidupkan malam turunnya Al-Qur'an dengan bermudarasah, membaca Al-Qur'an bersama Malaikat Jibril 'alaihissalam di luar salat.

Penuturan sahabat Huzaifah radhiallahu 'anhu tentang pengalaman beliau salat tarawih bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. "Pada suatu malam di bulan Ramadhan , aku salat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di dalam bilik yang terbuat dari pelepah kurma. Beliau memulai salatnya dengan membaca takbir, selanjutnya beliau membaca doa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!