Besok Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Rajab, Raih Keutamaannya

Rabu, 24 Februari 2021 - 20:41 WIB
Fadhillah puasa Ayyamul Bidh sama dengan berpuasa setahun penuh. Foto/ilustrasi
Besok, Kamis (25/2/2021) adalah hari ke-13 bulan Rajab 1442 Hijriyah. Umat Islam dianjurkan menunaikan puasa sunnah Ayyamul Bidh (13,14,15 bulan Rajab). Ayyamul Biidh di bulan ini bertepatan pada Hari Kamis, Jumat, Sabtu (25, 26, 27 Februari 2021).

Seperti diketahui, Rajab adalah bulan yang diagungkan Allah Ta'ala. Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam satu hadisnya memerintahkan umatnya agar berpuasa di bulan-bulan haram (Rajab, Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram). Bagi yang berpuasa besok hari, maka ia akan mendapatkan tiga keutamaan sekaligus. Di antaranya pahala puasa Ayyamul Biidh, pahala puasa sunnah Kamis dan pahala puasa sunnah Rajab.



Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa yang istimewa karena pada malam ke-13, 14, 15 Hijriyah, bulan sedang bersinar putih terang. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

وَإِنَّ بِحَسْبِكَ أَنْ تَصُومَ كُلَّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فإن لك بِكُلِّ حَسَنَةٍ عَشْرَ أَمْثَالِهَا فإن ذلك صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

"Sungguh cukup bagimu berpuasa selama tiga hari di setiap bulan, sebab kamu akan menerima 10 kali lipat pada setiap kebaikan yang kamu lakukan. Karena itu, maka puasa Ayyamul Bidh sama dengan berpuasa setahun penuh." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Nabi صلى الله عليه وسلم berwasiat kepada Abu Hurairah.

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

"Rasulullah mewasiatkan padaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati yaitu berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan sholat Dhuha, dan mengerjakan sholat witir sebelum tidur." (HR Al-Bukhari)

Lafaz Niat Puasa Ayyamul Biidh

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى


Nawaitu Shouma Ghadin Ayyamul Biidh Sunnatan Lillahi Ta'ala.

(Aku niat berpuasa besok hari pada Ayyamul Bidh sunnah karena Allah Ta'ala)

Niat Puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى


Nawaitu Shouma Ghadin 'an Adai Sunnati Rojaba Lillahi Ta'ala.

(Aku berniat puasa sunnah Rajab besok hari karena Allah Ta'ala)

Niat Puasa Sunnah Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى


Nawaitu Shouma Yaumal Khomiisi Sunnatan Lillahi Ta'ala.

(Aku niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Ta'ala)

(rhs)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Aisyah Ummul Mukminin, bahwa ia berkata:  Sudah biasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa beberapa hari, hingga kami mengira bahwa beliau akan berpuasa terus. Namun beliau juga biasa berbuka (tidak puasa) beberapa hari hingga kami mengira bahwa beliau akan tidak puasa terus. Dan aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyempurnakan puasanya sebulan penuh, kecuali Ramadhan.  Dan aku juga tidak pernah melihat beliau puasa sunnah dalam sebulan yang lebih banyak daripada puasanya ketika bulan Sya'ban.

(HR. Muslim No. 1956)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More