Keistimewaan Tarim (2), Rumah dan Jalanannya Dipenuhi Cahaya

Rabu, 21 April 2021 - 22:33 WIB
"Tarim walaupun di atas gergaji" Maksudnya, menetaplah engkau di Kota Tarim walaupun kalian berada di atas kesulitan atau kesusahan karena agungnya Kota Tarim kita diimbau bersabar, karena apa yang akan kita dapat sangatlah agung dan apa yang kita rasakan tidak akan terasa karena kalah dengan apa yang kita dapatkan. Itu semua cukup bagiku sebuah kemuliaan

Imam Ahmad Bin Abil Hubb mengatakan: "Andai saja mereka melihat hakikat Kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, Surga Dunia adalah Tarim"

Imam Al-Qutb Abdurrahman Assegaf: "Setetes ilmu di Tarim lebih baik daripada lautan ilmu di luar Tarim"

Imam Al-Qutb Abdullah Bin Alwi Al-Haddad: "Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi Kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan."

Imam Al-Qutb Ahmad Bin Hasan Al Atthos: "Tiga hal yang diperlukan mereka yang tinggal di Tarim: Tawadhu’, Adab, dan hidup Sederhana"

Habib Ahmad Al-Atthas: "Jalanan Tarim adalah guru dari pada orang yang tidak memiliki guru"

Imam Alwi Bin Syihab: "Siapa yang tetap dengan adab dan akhlak di Tarim, maka Tarim akan menjadikannya bintang, bulan, atau bahkan matahari yang menerangi manusia dengan Ilmu dan Nurnya"

Habib Abdul Qadir bin Qhutban: "Sesungguhnya Syekh Aladni tatkala mengetahui bahwa beliau akan meninggal selain di Tarim, beliau menangis".

Syekh Abdurrahman bin Muhammad Asseghaf berkata kepada putra beliau Syekh Umar Al-Muhdor. "Sungguh telah dimakamkan di Zanbal (nama pemakaman diTarim) 10.000 Waliyullah dan 80 di antaranya mencapai tingkat Quthub.

Jumlah ini sekitar 600 tahun lau, sebelum wafatnya Imam Assegaff, Imam Alaydrus, Imam Al Muhdlor, Imam Al Haddad dan masih banyak lagi. mungkin sekarang jumlah auliya' di zambal sudah mencapai ratusan ribu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!