Hari Raya Kurban dan Ketaatan kepada Ulil Amri

Sabtu, 24 Juli 2021 - 16:52 WIB
Melihat kepada kondisi kuantitafi dari umat Islam, maka, umat Islam, memegang kunci dan peranan yang sangat penting dalam memutus rantai penyebaran Virus Corona. Apalagi dengan fakta bahwa umat Islam memiliki jumlah yang besar di Indonesia. Sehingga, bila umat Islam yang banyak dan mayoritas ini ikut serta, berperan aktif dan masif, dalam membantu upaya pemerintah manggulangi dan mengakhiri Pandemi Covid-19 ini, maka insyaallah pandemi ini akan segera bisa berakhir.

Sebaliknya, bila umat Islam enggan dan tidak mau mengikuti instruksi serta arahan dari Ulil Amri terkait penanggulangan Pandemi Covid-19, maka dapat dipastikan bahwa virus ini akan semakin sulit ditanggulangi. Bagi umat Islam, keengganan dan ketidak patuhan kepada ulil amri tersebut dapat saja memilki dampak duniawi dan ukhrawi. Dampak duniawinya bagi umat Islam, adalah kesulitan-kesulitan dalam beribadah dan bermu’amlah, sedangkan dampak ukhrawinya, mungkin saja umat Islam akan dipandang berdosa di sisi Allah SWT.

Dikatakan kemungkinan mendapat dosa dalam pandangan Allah dikarenakan oleh dua hal, yang pertama karena ketidaktaatan umat Islam kepada ulil amri-nya, dan yang kedua, karena turut serta menjadi bagian dari penyebaran Virus Corona dan menyebabkan kemafsadatan bagi manusia.

Semoga dengan perayaan Idul Kurban Tahun 1442 H, akan menjadi wasilah bagi umat Islam di Indonesia, untuk menyatukan diri di bawah ketaatan kepada Allah, ketaatan kepada Rasulullah dan ketaatan kepada Ulil Amri. Sehingga, pandemi yang masih melanda saat ini akan dapat segera dimusnahkan dan diakhiri dengan izin Allah 'Azza wa Jalla.

Wallahu A'lam Bish Shawaab

Baca Juga: Bukan Besar Kecilnya Kurban, yang Diterima Allah Ta'ala Adalah Ketulusan
(rhs)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
مَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ الۡحَيٰوةَ الدُّنۡيَا وَ زِيۡنَتَهَا نُوَفِّ اِلَيۡهِمۡ اَعۡمَالَهُمۡ فِيۡهَا وَهُمۡ فِيۡهَا لَا يُبۡخَسُوۡنَ‏ (١٥) اُولٰٓٮِٕكَ الَّذِيۡنَ لَـيۡسَ لَهُمۡ فِىۡ الۡاٰخِرَةِ اِلَّا النَّارُ‌ ‌ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوۡا فِيۡهَا وَبٰطِلٌ مَّا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ (١٦)
Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan.

(QS. Hud Ayat 15-16)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More