Dahsyatnya Mandi Sebelum Subuh, Berikut 7 Manfaatnya

Minggu, 05 September 2021 - 22:18 WIB
Mandi sebelum waktu Subuh sangat dianjurkan karena mengandung ozon dalam air lebih tinggi. Foto/dok IG @tulusberhijrah
Mandi di waktu sahur atau sebelum Subuh memiliki keutamaan dan khasiat luar biasa. Selain manfaat untuk kesehatan, mandi sebelum Subuh memberi pengaruh besar untuk kesuksesan hidup.

Mandi di waktu sahur sekitar pukul 04.00 pagi atau pukul 03.00 pagi adalah kebiasaan ulama terdahulu. Para Nabi dan Rasul adalah manusia mulia yang senantiasa menghidupkan waktu sepertiga malam sampai fajar. Mereka adalah manusia yang paling sehat dibanding umatnya.

Baca Juga: Jurus Sehat Ala Rasulullah, Yuk Amalkan!

Keteladanan ini diikuti para tabiin, tabiut tabiin dan salafush shalih. Mereka meraih kesehatan dengan banyak mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala termasuk kebiasaan mandi di kala fajar.

Dalam perspektif kesehatan sebagaimana diposting akun Instagram @tulusberhijrah menyebutkan, gas O3 mempunyai pengaruh positif pada urat saraf, mengaktifkan kerja otak dan tulang. Ketika seseorang menghirup udara fajar yang dinamakan udara pagi, dia merasakan kenikmatan dan kesegaran tiada taranya diwaktu manapun, baik siang atau malam.

Siapa yang senantiasa melakukan mandi fajar dengan rutin dan istiqamah akan mendapatkan banyak faedah (manfaat), di antaranya:

1. Tidak terkena penyakit 'Ain (sakit, demam, pilek dan lain sebagainya).

2. Tidak akan terkena sihir, guna-guna, santet baik dari Jin maupun ulah manusia.

3. Badan akan sehat selalu.

4. Wajahnya bercahaya.

5. Doanya mudah dikabulkan Allah.

6. Sukar didoakan jahat oleh orang lain (seperti di sumpahi, maka akan berbalik kepada yang menyumpahinya).

7. Mengawetkan daya tahan mata, tidak mudah rabun.

Tiga Waktu Mandi yang Terlarang

1. Jangan Mandi 30 Menit Setelah Shalat Ashar

Pada waktu tersebut, kondisi darah dalam tubuh sedang panas, sehingga jika kita memaksakan diri untuk mandi, maka bisa mengakibatkan rasa lelah dan letih yang berlebihan.

2. Jangan Mandi Setelah Maghrib

Pada waktu Maghrib antara pukul 18.00 hingga 19.00 malam juga dilarang, dikarenakan kondisi jantung kita pada waktu itu sangat melemah. Selain itu, mandi pada waktu tersebut juga meningkatkan resiko penyakit paru-paru basah.

3. Jangan Mandi Setelah Waktu Isya Sampai Jam 12 Malam

Setelah waktu Isya, merupakan waktu dimana jantung kita butuh beristirahat. Mandi pada saat itu akan menyebabkan kerusakan jantung permanen jika kita lakukan secara terus menerus. Selain itu, mandi pada waktu setelah Isya bisa mengakibatkan penyakit reumatik.

Jika anda tak memiliki waktu yang tepat untuk mandi, berikut waktu alternatif yang dianjurkan untuk mandi. Waktu yang direkomendasikan ini mengandung manfaat untuk tubuh.

1. Mandi di waktu Subuh atau sebelum Subuh

Mandi sebelum subuh sangat dianjurkan, karena mengandung ozon dalam air lebih tinggi sehingga membuat badan lebih segar dan lebih awet muda. Rasululah SAW selalu melakukan mandi sebelum subuh, karena mandi di waktu ini akan menguatkan daya tahan tubuh.

2. Mandi di Waktu Ashar

Mandi pada waktu Ashar atau sekitar pukul 15.00 Wib akan membuat tubuh lebih segar. Selain itu, mandi pada waktu Ashar juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tidak akan mudah terkena penyakit.

Manfaat Mandi di Sepertiga Akhir Malam

Mandi di sepertiga akhir malam sebelum memulai rangkaian Qiyamullail (sholat malam). Jika ditinjau dari kesehatan ternyata memiliki manfaat yang sangat besar. Mandi yang biasa kita lakukan pada pagi hari memang memiliki pengaruh besar untuk memulai aktivitas setelah tubuh menyisakan lelah setelah berjam-jam tidur di malam hari.

Rasa kantuk tentunya tak mudah hilang hanya dengan berwudhu atau cuci muka. Tubuh akan terasa segar dan bersemangat untuk memulai aktivitas setelah mendapat siraman air dingin yang menyegarkan.

Demikian keistimewaan dan manfaat mandi sebelum Subuh. Semoga Allah memberi taufik-Nya kepada kita agar mudah mengamalkannya.

(rhs)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
وَقُلْ لِّـلۡمُؤۡمِنٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ اَبۡصَارِهِنَّ وَيَحۡفَظۡنَ فُرُوۡجَهُنَّ وَلَا يُبۡدِيۡنَ زِيۡنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنۡهَا‌ وَلۡيَـضۡرِبۡنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوۡبِهِنَّ‌ۖ وَلَا يُبۡدِيۡنَ زِيۡنَتَهُنَّ اِلَّا لِبُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اٰبَآٮِٕهِنَّ اَوۡ اٰبَآءِ بُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اَبۡنَآٮِٕهِنَّ اَوۡ اَبۡنَآءِ بُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اِخۡوَانِهِنَّ اَوۡ بَنِىۡۤ اِخۡوَانِهِنَّ اَوۡ بَنِىۡۤ اَخَوٰتِهِنَّ اَوۡ نِسَآٮِٕهِنَّ اَوۡ مَا مَلَـكَتۡ اَيۡمَانُهُنَّ اَوِ التّٰبِعِيۡنَ غَيۡرِ اُولِى الۡاِرۡبَةِ مِنَ الرِّجَالِ اَوِ الطِّفۡلِ الَّذِيۡنَ لَمۡ يَظۡهَرُوۡا عَلٰى عَوۡرٰتِ النِّسَآءِ‌ۖ وَلَا يَضۡرِبۡنَ بِاَرۡجُلِهِنَّ لِيُـعۡلَمَ مَا يُخۡفِيۡنَ مِنۡ زِيۡنَتِهِنَّ‌ ؕ وَتُوۡبُوۡۤا اِلَى اللّٰهِ جَمِيۡعًا اَيُّهَ الۡمُؤۡمِنُوۡنَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ
Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.

(QS. An-Nur Ayat 31)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More