3 Hal Ini Berada Dalam Naungan 'Arasy Allah di Hari Kiamat
Rabu, 03 Juni 2020 - 21:28 WIB
Maksud Al-Qur'an memiliki zhahir dan batin. Zhahir Al-Qur'an yaitu makna Al-Qur'an yang dapat dipahami oleh semua orang. Sedangkan batin Al-Qur'an maksudnya adalah makna Al-Qur'an yang tidak dapat dipahami oleh semua orang. Mengenai hal ini, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa mengemukakan pendapatnya sendiri tentang isi Al-Qur'an, maka ia telah melakukan kesalahan walaupun pendapatnya itu benar."
Ulama berpendapat bahwa maksud zhahir Al- Qur'an adalah lafazh-lafazh Al-Qur'an yang dapat dibaca oleh semua orang. Sedangkan batin Al-Qur'an adalah makna atau maksud Al-Qur'an yang dapat dipahami menurut keahlian masing-masing.(Baca Juga: Astaghfirullah, Inilah Orang Pertama yang Diadili di Hari Kiamat)
Untuk memahami kandungan Al-Qur'an , kita mesti menunaikan syarat dan adab-adabnya terlebih dahulu. Jangan hanya bermodalkan tentang lafaz bahasa Arab, atau melihat terjemahan, seseorang berani menafsirkan Al-Qur'an dengan pendapatnya sendiri.
Alim ulama berkata, untuk dapat menafsirkan Al-Qur'an diperlukan keahlian dalam 15 bidang ilmu. Ada tiga hal yang harus dikuasai jika ingin menafsirkan Al-Qur'an:
1. Ilmu Lughat (filologi), yaitu ilmu untuk mengetahui arti setiap kata Al-Qur'an .
2. Ilmu Nahwu (ilmu tata bahasa).
3. Ilmu Sharaf (ilmu perubahan bentuk kata). (Baca Juga: Inilah Orang-orang yang Bangkrut di Hari Kiamat)
Wallahu Ta'ala A'lam
Ulama berpendapat bahwa maksud zhahir Al- Qur'an adalah lafazh-lafazh Al-Qur'an yang dapat dibaca oleh semua orang. Sedangkan batin Al-Qur'an adalah makna atau maksud Al-Qur'an yang dapat dipahami menurut keahlian masing-masing.(Baca Juga: Astaghfirullah, Inilah Orang Pertama yang Diadili di Hari Kiamat)
Untuk memahami kandungan Al-Qur'an , kita mesti menunaikan syarat dan adab-adabnya terlebih dahulu. Jangan hanya bermodalkan tentang lafaz bahasa Arab, atau melihat terjemahan, seseorang berani menafsirkan Al-Qur'an dengan pendapatnya sendiri.
Alim ulama berkata, untuk dapat menafsirkan Al-Qur'an diperlukan keahlian dalam 15 bidang ilmu. Ada tiga hal yang harus dikuasai jika ingin menafsirkan Al-Qur'an:
1. Ilmu Lughat (filologi), yaitu ilmu untuk mengetahui arti setiap kata Al-Qur'an .
2. Ilmu Nahwu (ilmu tata bahasa).
3. Ilmu Sharaf (ilmu perubahan bentuk kata). (Baca Juga: Inilah Orang-orang yang Bangkrut di Hari Kiamat)
Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
Lihat Juga :