Kisah Sufi Suhrawardi: Burung dan Telur

Selasa, 04 Januari 2022 - 13:18 WIB
Dan aneh bahwa burung kecil itu tidak mengetahui hal tersebut. Pengenalannya terhadap keadaan terkacaukan oleh kenyataan bahwa ia merasa berterima kasih kepada burung yang telah menetaskannya.

"Tanpa jasanya," katanya pada diri sendiri, "tentu aku masih berada dalam telur."

Dan lagi, kadang-kadang ia bergumam pada diri sendiri, "Siapa pun yang bisa mengeramiku, tentu bisa juga mengajariku terbang. Pasti ini hanya soal waktu saja, atau karena usahaku yang tanpa bantuan, atau karena suatu kebijaksanaan agung: ya, pasti karena itu. Akan tiba waktunya, suatu hari nanti aku akan dibawa ke tahap berikutnya oleh ia yang telah membawaku sejauh ini."

Kisah ini juga telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia antara lain oleh Ahmad Bahar dalam bukunya berjudul Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi. Juga oleh Sapardi Djoko Damono dalam buku Kisah-Kisah Sufi, Kumpulan Kisah Nasehat Para Guru Sufi Selama Seribu Tahun yang Lampau.

Baca juga: Kisah Sufi Ajaran Guru Hamadani: Minuman Surgawi Bernama Teh
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!