Bagaimana Cara Berpuasa pada Masa Kedatangan Dajjal?

Minggu, 20 Maret 2022 - 22:42 WIB
Kemacetan rotasi bumi pada masa Dajjal tersebut tentu menimbulkan problem dalam prosesi ibadah. Sebab kita ketahui bahwa sholat lima waktu memiliki ketergantungan kepada perputaran bumi dan peredarannya terhadap matahari, dimana shalat Subuh wajib dilaksanakan ketika fajar, shalat Zuhur yang wajib didirikan ketika matahari tergelincir dari puncak vertikal, shalat Maghrib yang wajib dikerjakan saat matahari tenggelam. Dan juga shalat Jumat yang wajib dilaksanakan sekali dalam sepekan.

Belum lagi dengan peribadatan lainnya seperti kapan bulan Dzulhijjah datang sehingga orang dapat melaksanakan ibadah Haji, kapan orang wajib mengeluarkan Zakat yang telah mencapai nishab dan haul, kapan Idul Fitri, Idul Adha dan beragam ibadah lainnya yang susah untuk diterapkan pada masa kedatangan dajjal ini.

Lebih pelik lagi adalah; bagaimana cara kita berpuasa? Misalkan saja Dajjal datang pada bulan Ramadhan, dan kebetulan hari itu merupakan hari yang memiliki durasi selama satu tahun. Itu artinya hari tersebut akan mengalami waktu siang selama enam bulan dan akan diselimuti malam selama enam bulan juga.

Tentu ini menimbulkan hambatan serius dalam berpuasa, karena puasa adalah menahan lapar-dahaga dan segala sesuatu yang dapat membatalkannya dari Subuh hingga Maghrib. Lalu apakah pada masa itu umat Islam diwajibkan berpuasa dan menahan makan-minum dari pagi hingga petang yang tenggang waktunya adalah enam bulan?

Jangankan menahan makan-minum selama enam bulan, untuk menahan selama 14 jam saja mungkin di antara kita banyak yang tidak kuat. Untungnya para sahabat telah mempertanyakan hal tersebut, sehingga Rasulullah dapat memberikan solusinya.

Jawaban Rasulullah inilah yang dijadikan landasan syariat tentang bagaimana cara umat Islam melaksanakan sholat, zakat, puasa dan haji pada saat "kemacetan tata-surya tersebut terjadi di masa kemunculan Dajjal.

Mudah-mudahan Allah Ta'ala mencurahkan kasih sayang-Nya untuk umat Nabi Muhammad sehingga semua dijaga dari fitnah Dajjal.

Allahu A'lam

Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
(rhs)
Halaman :
Hadits of The Day
Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya setan mengalir dalam pembuluh anak Adam layaknya aliran darah.

(HR. Sunan Abu Dawud No. 4096)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More