Hukum Memotong Rambut dan Kuku Saat Berkurban, Benarkah Haram?

Senin, 20 Juni 2022 - 08:30 WIB
قال أصحابنا: والمراد بالنهي عن أخذ الظفر والشعر النهى عن

إزالة الظفر بقلم أوكسر أو غيره، والمنع من إزالة الشعر بحلق أو

تقصير أو نتف أو إحراق أو أخذه بنورة أو غير ذلك. وسواء

شعر اإلبط والشارب والعانة والرأس وغير ذلك من شعور بدنه

Artinya: "Ulama Syafi'iyah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan larangan memotong kuku dan rambut adalah menghilangkan kuku dengan dipotong atau dipecahkan. Larangan menghilangkan rambut adalah dengan digundul, digunting, dicabut, dibakar atau menggunakan kapur. Baik bulu ketiak, kumis, bulu kemaluan, rambut kepala dan semua rambut di tubuhnya." (Imam Nawawi, Syarah Muslim 13/139)

Demikian penjelasan hukum memotong kuku dan rambut ketika berkurban. Jadi hukumnya adalah makruh, bukan haram. Jika kita membiarkan kuku dan rambut sampai selesai penyembelihan tentu lebih baik dan lebih afdhol.

Allahu A'lam

Baca Juga: Memotong Kuku dan Rambut Saat Haid, Bolehkah Dilakukan?
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!