Kisah Menyayat Hati saat 72 Kepala Syuhada Karbala Dibawa ke Kufah

Senin, 15 Agustus 2022 - 05:15 WIB
Umar bin Saad sengaja membawa para wanita Ahlulbait melintas dari samping tubuh-tubuh para syuhada tanpa kepala itu. Foto/Ilustrasi: Tehran Times
Kisah saat kepala Husain bin Ali bin Abi Thalib cucu Rasulullah SAW dan 71 kepala syuhada Karbala dibawa ke Kufah banyak diungkap kalangan sejarawan dengan banyak versi. Para syuhada ini berjumlah 72 orang, 18 di antaranya adalah Bani Hasyim. Sementara mereka yang tidak syahid diperlakukan sebagai tawanan.

Dikisahkan, mereka semua ini dibawa dari Karbala ke Kufah selanjutnya dikirim ke Damaskus atau Syam. Tulisan ini kali menceritakan kisah saat kepala para syuhada dan para tawanan Karbala tersebut dibawah ke Kufah.

Baca juga: Kisah Perjalanan Sayyidina Husain ke Karbala, Bergabungnya Zuhair bin Qain

Ubaidullah bin Ziyad, Gubernur Kufah, menempatkan para tawanan di atas pelana unta-unta yang tidak bertirai dan tanpa atap. Mereka dikawal sekelompok penjaga seperti Syimr dan Thariq bin Muhaffiz menuju istana Yazid bin Muawiyah di Syam. Kaki dan tangan beberapa tawanan dirantai.

Ali bin Husain dan Sayidah Zainab bin Ali bin Abi Thalib menyampaikan orasi selama mengalami penahanan. Hal ini menyebabkan munculnya rasa simpatik dan penyesalan sebagian warga, bahkan menurut riwayat, Yazid bin Muawiyah turut menampakkan penyesalannya. Keduanya adalah tawanan Karbala.

Jeritan Pilu Zainab

Mereka ini, atas perintah Umar bin Sa'ad komandan perang Kufah, pada malam 11 Muharram untuk tetap ditahan di Karbala dan setelah zuhur pada dibawa ke Kufah untuk dihadapkan pada Ubaidillah bin Ziyad.

Ath-Thabari dalam bukunya berjudul "Tarikh al-Umam wa al-Muluk" menceritakan sebelum meninggalkan Karbala pasukan tentara Umar bin Sa'ad menguburkan semua tentara mereka yang mati, lalu mengumpulkan Ahlulbait dan anggota keluarga dari para syuhada untuk dibawa pergi menuju ke Kufah.

Laskar pasukan Umar bin Sa'ad sengaja membawa para wanita Ahlulbait melintas dari samping tubuh-tubuh para syuhada, akibatnya mereka meratap dan memukuli wajah karena kesedihan.

Baca juga: Tragedi Karbala: Kisah Syahidnya 3 Pendukung Setia Husein bin Ali
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!