Keutamaan Membaca Surat Al Waqi'ah 3 Kali Sehari

Minggu, 16 Oktober 2022 - 20:12 WIB
“Ajarkanlah surat Al-Waqi'ah pada perempuan-perempuan kalian. Sesungguhnya surat Al-Waqi'ah adalah surat yang membuat kaya.”

Selain itu, keutamaan lainnya dari surat Al-Waqi'ah, merupakan doa wirid, menghindarkan dari kemiskinan (kesulitan hidup), dan melancarkan rezeki. Bagi siapa saja yang membaca surat Al-Waqi'ah secara rutin setiap hari dan menjadikannya sebagai suatu kebiasaan serta membacanya pada satu malam, maka dirinya akan dihindarkan dari kemiskinan.

Amalan dan Doa Setelah Membaca Surat Al-Waqi'ah 3 Kali Sehari

Dalam mengamalkannya, membaca Surat Al Waqi'ah 3 kali sehari ini, boleh dilakukan 3 kali dalam sekali duduk atau pisah-pisah yang penting sehari 3 kali. Sebelum membaca surat tersebut, dianjurkan membaca sholawat Nabi SAW. Setelah membaca surat Al Waqi'ah 3 kali, ada sebuah doa yang perlu dibaca, yakni:

"Alloohumma inni As aluka bihaqqi suuratil Waaqi’ah Wa asroorihaa antu yassiroli rizki kamaa yusarritahu li katsiirin Bi kholqika Yaa Allooh Yaa Robbal ‘Aalamiin".

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu dengan kebenaran surat Waqi’ah dan rahasia-rahasianya, agar Engkau berkenan memudahkan rezeki ku sebagaimana Engkau memudahkannya untuk kebanyakan makhlukMu, ya Allah, ya robbal ‘alamin”.

Demikian amalannya. Yang harus diyakini kemustajaban dari Surah Al Waqi'ah ini memang sudah tidak perlu diragukan lagi, sebab sudah banyak orang yang berhasil membuktikan manfaat dari surat ini. Jika ingin juga membuktikan manfaat dari Surah Al Waqiah ini, maka jangan sungkan untuk mulai membaca Surah Al Waqi'ah.



Wallahu A'lam

'
(wid)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Aisyah Ummul Mukminin, bahwa ia berkata:  Sudah biasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa beberapa hari, hingga kami mengira bahwa beliau akan berpuasa terus. Namun beliau juga biasa berbuka (tidak puasa) beberapa hari hingga kami mengira bahwa beliau akan tidak puasa terus. Dan aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyempurnakan puasanya sebulan penuh, kecuali Ramadhan.  Dan aku juga tidak pernah melihat beliau puasa sunnah dalam sebulan yang lebih banyak daripada puasanya ketika bulan Sya'ban.

(HR. Muslim No. 1956)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More