Dahsyatnya Gempa Bumi Turki-Suriah, Berikut Peristiwa Gempa Bumi pada Era Para Nabi

Rabu, 22 Februari 2023 - 14:01 WIB
loading...
Dahsyatnya Gempa Bumi...
Gempa bumi di Turki yang menghancurkan infrastruktur dan menewaskan 46.000 orang. Foto/Ilustrasi: Getty Images
A A A
Turki dan Suriah terus menerus diguncang gempa bumi . Gempa susulan terakhir terjadi pada 20 Februari 2023. Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) mencatat lebih dari 6.000 gempa susulan terjadi, setelah dua gempa bumi besar mengguncang negara itu pada 6 Februari 2023 lalu. Korban meninggal mencapai 46.000 orang.

Gempa bumi sudah terjadi sejak dulu kala. Pada zaman para Nabi, gempa menjadi hukuman dari Allah SWT kepada suatu kaum. Al-Qur’an menginformasikan hal seperti itu.

Era Nabi Shaleh

Pada era Nabi Shaleh as , terjadi gempa diiringi petir. Hal ini terekam dalam Surah Al A'raf ayat 78:

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

"Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka."

Dalam Tafsir Kementerian Agama disebutkan ayat ini menerangkan perihal kesombongan umat Nabi Shaleh yang menantang dan menuntut didatangkannya azab Allah SWT.

Baca juga: Kisah Kaum Nabi Shaleh dalam Al-Qur'an

Ayat ini menerangkan azab Allah yang diturunkan kepada mereka berupa gempa dan petir yang dahsyat yang menggetarkan jantung manusia, mengguncangkan bumi bagaikan gempa besar yang menghancurkan semua bangunan, sehingga mereka semuanya binasa.

Tentulah petir tersebut tidak seperti biasa, tetapi petir yang luar biasa yang khusus ditimpakan kepada mereka sebagai azab atas kedurhakaan kaum tsamud.

Gempa di era Nabi Shaleh juga diinformasikan dalam Al-Qur’an surat Hud : 76

وَأَخَذَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ٱلصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دِيَٰرِهِمْ جَٰثِمِينَ

"Dan, orang-orang yang aniaya itu ditimpa suara gemuruh, lalu mereka bergelimpangan dalam rumahnya."

Tafsir Al-Muyassar Kementerian Agama Saudi Arabia menerangkan bahwa ayat ini berkaitan dengan azab Allah yang ditimpakan kepada kaum Tsamud atas kezalimannya mengingkari dan menolak ajaran Nabi Shaleh.

Gempa bumi yang disertai suara yang menggelar kuat menghabisi kaum tsamud yang berbuat kezhaliman, sehingga mereka menjadi orang-orang yang mati di tempat-tempat tinggal mereka, binasa lagi jatuh tersungkur dengan wajah, tidak ada gerakan sama sekali pada mereka.

Baca juga: Begini Siasat Persekongkolan Pembunuhan Unta Mukjizat Nabi Shaleh

Era Nabi Syuaib

Peristiwa gempa bumi pada zaman Nabi Syuaib as ini tertera dalam Surah Al A'raf ayat 91:

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

"Lalu, mereka dibinasakan oleh gempa bumi sehingga pagi harinya mereka bergelimpangan dalam rumahnya."

Ayat ini menerangkan peristiwa gempa bumi yang menimpa umat Nabi Syuaib, sehingga mereka mati bergelimpangan reruntuhan rumah mereka.

Hal ini disebabkan mereka telah mendustakan Nabi Syuaib dan menolak ajaran kebenaran yang disampaikannya, dengan siksa yang menimpa mereka itu seakan-akan mereka belum pernah tinggal di negeri itu dan bersenang-senang di situ, sebab semuanya hancur binasa, tak ada yang tersisa sedikit pun. Tidak ada lagi bekas-bekas peninggalan yang dapat menjadi bukti keberadaan mereka.

Baca juga: Kisah di Zaman Nabi Syuaib: Tanda Hukuman Tuhan

Gempa di era Nabi Syuaib juga dijelaskan Al-Qur’an dalam Surah Al-Ankabut ayat 37:

فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

"Mereka mendustakannya (Syuaib), maka mereka ditimpa gempa yang dahsyat, lalu jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka."

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam Tafsir as-Sa'di menerangkan maksud ayat ini berkaitan dengan gempa dahsyat yang menimpa umat Nabi Syuaib as karena mereka mendustakan ajaran yang di bawa Nabi Syua’ib as.

Baca juga: Nabi Syuaib: Pengikut Hanya 3 Orang, Dakwah di Kalangan Pedagang Nakal

Era Nabi Musa

Gambaran peristiwa gempa bumi pada zaman Nabi Musa as tertera dalam Surah Al A'raf 155 berikut:

وَٱخْتَارَ مُوسَىٰ قَوْمَهُۥ سَبْعِينَ رَجُلًا لِّمِيقَٰتِنَا ۖ فَلَمَّآ أَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ قَالَ رَبِّ لَوْ شِئْتَ أَهْلَكْتَهُم مِّن قَبْلُ وَإِيَّٰىَ ۖ أَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ ٱلسُّفَهَآءُ مِنَّآ ۖ إِنْ هِىَ إِلَّا فِتْنَتُكَ تُضِلُّ بِهَا مَن تَشَآءُ وَتَهْدِى مَن تَشَآءُ ۖ أَنتَ وَلِيُّنَا فَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَا ۖ وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْغَٰفِرِينَ

Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk (memohonkan taubat kepada Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan. Maka ketika mereka digoncang gempa bumi, Musa berkata: “Ya Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang akal di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah Yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya."

Perihal maksud ayat ini, Tafsir Al Madinah Al-Munawwarah menjelaskan bahwa Allah memerintahkan Musa untuk mendatangi-Nya bersama Bani Israil setelah mereka bertaubat dari penyembahan kepada patung anak sapi; maka Musa memilih 70 orang dari mereka untuk pergi bersama mereka ke bukit Thursina sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan Tuhannya.

Baca juga: Membaca Misi Suci Nabi Musa AS

Akan tetapi mereka meminta agar dapat melihat Allah, sehingga mereka ditimpa gempa bumi hingga mereka binasa. Sehingga Musa berdoa kepada Allah: “Ya Tuhanku, sungguh aku berharap seandainya Engkau menghendaki kebinasaan mereka ketika mereka belum pergi bersamaku ke tempat ini dan Engkau binasakan aku binasa bersama mereka; sehingga aku tidak merasa bersalah terhadap Bani Israil yang lain, kerena mereka akan berkata, ‘Kamu telah pergi bersama orang-orang terpilih kami untuk membinasakan mereka’.

Demikian penjelasan mengenai ayat-ayat Al-Quran yang menerangkan tentang gempa bumi. Tentunya peristiwa dahsyat ini selain sebagai bukti akan keagungan kekuasaan Allah juga sebagai pelajaran, peringatan dan petunjuk bagi hamba-hamba Allah SWT yang bertakwa dan beriman.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Perbedaan Nabi dan Rasul,...
Perbedaan Nabi dan Rasul, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dalam Perjalanan Isra...
Dalam Perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW Menjadi Imam Salat Para Nabi
Inilah Para Nabi dan...
Inilah Para Nabi dan Rasul yang Bertemu Rasulullah dalam Perjalanan Mikraj
Kelahiran dan Misi Nabi...
Kelahiran dan Misi Nabi Isa AS sebagai Rasul Allah SWT, Simak di Sini!
Nasihat Ulama Ketika...
Nasihat Ulama Ketika Terjadi Gempa Bumi, Penting Diamalkan!
Rekomendasi
Setelah Rusia, Riset:...
Setelah Rusia, Riset: Gempa Bumi Besar Berikutnya di Kanada
Fenomena Alam yang Membuat...
Fenomena Alam yang Membuat Daratan di Bumi Terangkat Terungkap
Fenomena Air Terjun...
Fenomena Air Terjun Berdarah Dikaitkan dengan Piramida di Bawah Antartika
Artikel Terkini
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved