Kisah Al-Fatih Jadikan Konstantinopel Ibu Kota Utsmani, Infrastruktur Jadi Perhatian Utama

Kamis, 02 Maret 2023 - 12:33 WIB
loading...
A A A
Sultan telah menebarkan keadilan di tengah rakyat dan sangat serius memburu para pencuri dan perampok jalanan. Bagi para penjahat itu diberlakukan sanksi hukum Islam, sehingga keamanan dan kedamaian tersebar di mana-mana.

Baca juga: Ide-Ide Brilian Muhammad Al-Fatih Tundukkan Konstantinopel

Pemerintahan Utsmani terbagi dalam wilayah-wilayah besar yang dipimpin oleh para gubernur yang disebut dengan Bakalarbaik. Kemudian ia dibagi dalam wilayah-wilayah yang lebih kecil yang disebut dengan Sanjaqbaik, dipimpin seorang bupati. Dua pemimpin wilayah itu memimpin dalam urusan sipil sekaligus militer.

Pada awal-awal pemerintahan, Sultan memberikan kebebasan kepada negeri Sicilia untuk mengatur urusannya secara otonomi. Negeri-negeri itu dipimpin oleh beberapa pemimpin internal mereka, namun tetap tunduk di bawah kekuasaan Utsmani dan menjalankan perintah Sultan sebaik-baiknya.

Sultan akan memecat pejabat mereka jika ternyata melakukan pelanggaran perintahnya, atau mereka berencana untuk melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan Utsmani.

Jika pemerintahan Utsmani menyerukan jihad dan mengajak para penguasa di suatu wilayah untuk turut serta, maka mereka wajib memenuhi panggilan itu dan ikut serta dalam peperangan dengan membawa pasukan berkuda yang telah disiapkan sebaik-baiknya.

Semua itu ditata dengan aturan yang jelas. Menurut Ash-Shalabi, mereka mempersiapkan pasukan berkuda dengan senjata lengkap disesuaikan penghasilan mereka. Ketentuannya sebagai berikut: Jika mereka memiliki penghasilan 5000 Aqajah, maka harus mengirim 1 pasukan berkuda. Jika penghasilan mereka mencapai 500.000 Aqajah, maka wajib mengirimkan 100 pasukan berkuda.

Baca juga: Armada Laut Utsmani Kian Perkasa Setelah Taklukkan Konstantinopel

Pasukan Iyalat terdiri dari pasukan berkuda dan pejalan kaki. Adapun pasukan pejalan kaki berada di bawah komando Pasya-pasya lyalat dan Baekawat Al-Alawiyah.

Sultan Muhammad Al-Fatih melakukan pembersihan besar-besaran terhadap para pejabat lama yang tidak kapabel dan digantikan pejabat-pejabat baru yang lebih kapabel.

Faktor kapabilitas menjadi standar utama dalam pemilihan pejabat dan pembantu-pembantu kesultanan. Sultan memperhatikan masalah-masalah ekonomi dan membuat aturan-aturan yang jelas dalam manajemen keuangan negara.

Dia membasmi semua bentuk korupsi penggunaan uang negara dan pemborosan yang bisa menghambur-hamburkan harta negara. Kemampuan Sultan dalam bidang administrasi tidak kalah dengan kemampuannya di bidang politik dan strategi perang.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Sultan Salim I...
Kisah Sultan Salim I Menyerang Daulah Abbasiyah Ambil Gelar Khalifah
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni,...
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni, Sultan ke-10 Daulah Turki Utsmani
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Kisah Kekalahan Turki...
Kisah Kekalahan Turki Utsmani Melawan Bangsa Mongol: Membuat Eropa Bersyukur
Terbentuknya Daulah...
Terbentuknya Daulah Utsmaniyah: Pada Mulanya Mengabdi ke Turki Seljuk
Kisah Turki Utsmani...
Kisah Turki Utsmani Menaklukkan Kesultanan Mamalik Mesir
Rekomendasi
Inti Bumi Berputar Lambat,...
Inti Bumi Berputar Lambat, Ilmuwan Klaim 1 Hari Akan Bertambah Panjang
NASA Tangkap Sinyal...
NASA Tangkap Sinyal Aneh dari Antartika, Ilmuwan Sebut Fenomena Alam Tak Biasa
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Artikel Terkini
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Infografis
Stasiun di Jakarta jadi...
Stasiun di Jakarta jadi Sentral Pergerakan Transportasi Ibu Kota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved