Armada Laut Utsmani Kian Perkasa Setelah Taklukkan Konstantinopel

Rabu, 22 Juli 2020 - 09:14 WIB
loading...
Armada Laut Utsmani...
Pasukan laut Usmani. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Pascapenaklukkan Konstantinopel , Sultan Muhammad Al-Fatih makin memperhatikan dan membenahi angkatan lautnya. Hanya dalam waktu singkat, armada laut Utsmani mampu menguasai Laut Merah dan Laut Hitam. (Baca juga: Sujud Syukur Dunia Islam Sambut Kemenangan Al-Fatih, Hagia Sophia Jadi Masjid )

Tatkala kita membaca buku Haqaiqul Akhbar An Dualil Bihar yang dikarang oleh Ismail Sarhanak kita dapatkan bagaimana perhatian Sultan Muhammad Al-Fatih terhadap armada laut ini.

Perhatiannya begitu tinggi sehingga dia patut disebut sebagai “Bapak Armada Laut Utsmani". Dia belajar banyak dari beberapa negara yang memiliki armada laut sangat maju, terutama dalam pembuatan kapal-kapal laut, seperti Venezia dan Genoa yang memiliki armada laut terbesar di zaman itu.

Baca juga: Sejarah Hagia Sophia, antara Katedral Kristen Ortodoks dan Masjid

Oleh karena itu, tatkala Sultan mendapatkan satu kapal besar yang belum pernah dia lihat di Saub, dia memerintahkan agar mengambil kapal itu sebagai contoh. Lalu dia memerintahkan para ahli kapal membuat kapal seperti itu dengan beberapa modifikasi dan inovasi baru.

Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah, menyebutkan untuk mengurus armada kapal ini, pasukan Ustmani menggunakan galangan kapal. Salah satu cabang dari kapal itu ada yang disebut dengan Thaafatul ’Uzb yang terdiri dari 3000 pasukan marinir dan terbagi dalam posisi kapten, nakhkoda kapal, pengawas kapal, dan pelaut.

Baca juga: Al-Fatih Siapkan 400 Kapal dan 250.000 Mujahid untuk Kuasai Konstantinopel

Pasukan Khusus
Selain itu, Sultan Muhammad Al Fatih juga mengembangkan pasukan khusus. Sejatinya, pada masa pemerintahan Sultan Orkhan, pasukan khusus sudah mulai dibentuk dan kemudian dikembangkan oleh sultan-sultan sesudahnya, termasuk Sultan Muhammad Al-Fatih.

Dalam pandangnya, tentara merupakan penjaga negara yang sangat penting. Untuk membangun tentara, dia melakukan penertiban dan pendidikan. (Baca juga: Al-Fatih Sebaik-Baik Pemimpin, Pasukannya Sebaik-baik Pasukan )

Dalam setiap kelompok dipimpin seorang “Agha” yang menjadi komandan kelompok itu. Sultan memberikan keistimewaan kepada komandan pasukan Inkisyariyah, dimana komandan ini langsung menerima komando dari jenderal lapangan, yang dipilih Sultan untuk menjadi komandan tertinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengenal Pelopor Angkatan...
Mengenal Pelopor Angkatan Laut Islam Muawiyah bin Abu Sofyan
Kisah Daulah Aghlabiyah...
Kisah Daulah Aghlabiyah Taklukkan Eropa di Bawah Pimpinan Ziyadatullah I
Daulah Thuluniyah: Kisah...
Daulah Thuluniyah: Kisah Ahmad bin Thulun Membendung Serangan Byzantium
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni,...
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni, Sultan ke-10 Daulah Turki Utsmani
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Terbentuknya Daulah...
Terbentuknya Daulah Utsmaniyah: Pada Mulanya Mengabdi ke Turki Seljuk
Rekomendasi
DNA Pertama Manusia...
DNA Pertama Manusia Purba dengan Kromosom X Ditemukan
Elemen Kimia Terpenting...
Elemen Kimia Terpenting Ditemukan di Laboratorium Ilmuwan Terhebat dalam Sejarah
Teliti Mumi Menjerit,...
Teliti Mumi Menjerit, Ilmuwan Temukan Fakta Menakutkan
Artikel Terkini
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved