Tradisi Punggahan, Berdoa dan Bersyukur Naik ke Bulan Mulia
Kamis, 16 Maret 2023 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Konon ketan dari Bahas Arab yaitu dari kata “Qhotoan” yang artinya kotoran. Jika kita banyak kesalahan terhadap sesama manusia maupun kepada Allah SWT menjelang Ramadan itulah kita untuk membersihkan diri dengan cara bersedekah lewat tradisi punggahan.
Kue wajib lainnya adalah apam atau apem. Makanan ini terbuat dari tepung beras. Campuran di dalamnya terdiri dari telur, gula, santan, tape dan garam. Bentuknya hampir menyerupai serabi yang sering kita jumpai serta cara memasaknya dengan dikukus.
Baca juga: Tradisi Menyambut Ramadhan, Apakah Termasuk Bid'ah?
Konon apem juga dari Bahasa Arab yaitu dari kata ”Afwan” yang artinya maaf atau ampunan, artinya sebelum memasuki bulan Ramdan kita harus memohon ampun kepada sang Khaliq.
Selanjutnya kue pasung. Bentuk kue ini seperti contong namun itu aslinya juga apem hanya saja bentuknya yang berbeda. Konon pasung juga diambil dari Bahasa Arab yaitu dari kata “fashoum”.
Kalau dalam Bahasa Jawa pasung itu maknanya untuk mengikat atau memasung diri kita dari hawa nafsu. Jadi hawa nafsu itu dipasung agar saat memasuki bulan suci Ramadan tidak melakukan hal-hal yang di luar ajaran agama atau melanggar syariat agama Islam. Dalam hal ini termasuk juga memasung amarah agar ketika Ramadan hati kita lebih sabar dengan segala apa pun yang sedang kita jalani.
Salah satu buah yang termasuk dalam daftar makanan yang harus dibawa ketika punggahan adalah dedang rojo, pisang raja. Buah yang memiliki biji lembut ini baik untuk kesehatan. Gedang rojo berasal dari Bahasa Arab yaitu “ ghodhan roja'a” bahwa kita punya harapan agar terkabul apa yang kita minta kepada Allah SWT.
Baca juga: Melihat Tradisi Nyadran Sambut Ramadhan di Desa Bener Semarang
Kue wajib lainnya adalah apam atau apem. Makanan ini terbuat dari tepung beras. Campuran di dalamnya terdiri dari telur, gula, santan, tape dan garam. Bentuknya hampir menyerupai serabi yang sering kita jumpai serta cara memasaknya dengan dikukus.
Baca juga: Tradisi Menyambut Ramadhan, Apakah Termasuk Bid'ah?
Konon apem juga dari Bahasa Arab yaitu dari kata ”Afwan” yang artinya maaf atau ampunan, artinya sebelum memasuki bulan Ramdan kita harus memohon ampun kepada sang Khaliq.
Selanjutnya kue pasung. Bentuk kue ini seperti contong namun itu aslinya juga apem hanya saja bentuknya yang berbeda. Konon pasung juga diambil dari Bahasa Arab yaitu dari kata “fashoum”.
Kalau dalam Bahasa Jawa pasung itu maknanya untuk mengikat atau memasung diri kita dari hawa nafsu. Jadi hawa nafsu itu dipasung agar saat memasuki bulan suci Ramadan tidak melakukan hal-hal yang di luar ajaran agama atau melanggar syariat agama Islam. Dalam hal ini termasuk juga memasung amarah agar ketika Ramadan hati kita lebih sabar dengan segala apa pun yang sedang kita jalani.
Salah satu buah yang termasuk dalam daftar makanan yang harus dibawa ketika punggahan adalah dedang rojo, pisang raja. Buah yang memiliki biji lembut ini baik untuk kesehatan. Gedang rojo berasal dari Bahasa Arab yaitu “ ghodhan roja'a” bahwa kita punya harapan agar terkabul apa yang kita minta kepada Allah SWT.
Baca juga: Melihat Tradisi Nyadran Sambut Ramadhan di Desa Bener Semarang
(mhy)
Lihat Juga :