9 Pelajaran dan Hikmah dari Perang Uhud
Selasa, 28 Maret 2023 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun terkadang kebatilan memiliki taring namun pada akhirnya kemenangan diraih oleh orang- orang yang beriman dan bertakwa. Surga itu mulia dan mahal, tidak bisa diraih melainkan dengan melalui jembatan yang sukar dan meletihkan.
Sedangkan kemenangan yang murah dan mudah tidak akan berlangsung lama dan manusia tidak bisa merasakan nilainya.
Karena itulah Allah berfirman:
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, Padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar." (QS Ali Imran: 142).
Baca juga: Kisah Heroik Thalhah bin Ubaidillah Selamatkan Rasulullah SAW dalam Perang Uhud
6. Pentingnya usaha dan melakukan sebab-sebab kemenangan yang bersifat materi maupun maknawi, sambil berserah diri kepada Allah dan bersandar pada-Nya.
Nabi SAW keluar ke medan perang dengan mengenakan dua lapis baju perang, dan beliau memakai alat-alat perang.
Para sahabat berjuang bersama beliau dan bahkan Jibril beserta Mikail ikut bertempur dengan sengit, padahal Allah melindungi beliau dari pembunuhan.
7. Pelajaran dari Perang Uhud lainnya adalah dipilah dan disaringnya kaum mukminin dari kaum munafik. Dan orang-orang kafir dibinasakan dengan berhaknya mereka mendapatkan murka dan azab Allah.
8. Pelajaran lainnya dari Perang Uhud: pelajaran musyawarah antara Rasulullah SAW dan para Sahabat.
Sesungguhnya Rasulullah SAW tidaklah berpendapat sendiri dalam berperang, padahal beliau didukung oleh wahyu dan dikuatkan oleh Allah, namun beliau tetap bermusyawarah dan sering mendengarkan pendapat para sahabat beliau ketika bermusyawarah dan diskusi tanpa jenuh dan bosan.
Beliau pernah meninggalkan pendapat beliau sendiri dan mengambil pendapat mayoritas yang berbeda dengan pendapat beliau tanpa fanatik dengan pendapat sendiri ataupun memaksa umat untuk mengambilnya.
Baca juga: Kisah Cinta Luar Biasa Seorang Muslimah yang Mengkhawatirkan Rasulullah SAW Saat Perang Uhud
9. Pelajaran penting lainnya dari Perang Uhud adalah besarnya kasih sayang Nabi SAW kepada para sahabat.
Beliau, misalnya, tidaklah menghardik para pemanah yang melanggar perintah beliau dan tidak pula mengeluarkan mereka dari pasukan. Namun beliau menyikapi kelemahan dan kesalahan mereka dengan lemah lembut, hikmah dan maaf.
Sedangkan kemenangan yang murah dan mudah tidak akan berlangsung lama dan manusia tidak bisa merasakan nilainya.
Karena itulah Allah berfirman:
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, Padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar." (QS Ali Imran: 142).
Baca juga: Kisah Heroik Thalhah bin Ubaidillah Selamatkan Rasulullah SAW dalam Perang Uhud
6. Pentingnya usaha dan melakukan sebab-sebab kemenangan yang bersifat materi maupun maknawi, sambil berserah diri kepada Allah dan bersandar pada-Nya.
Nabi SAW keluar ke medan perang dengan mengenakan dua lapis baju perang, dan beliau memakai alat-alat perang.
Para sahabat berjuang bersama beliau dan bahkan Jibril beserta Mikail ikut bertempur dengan sengit, padahal Allah melindungi beliau dari pembunuhan.
7. Pelajaran dari Perang Uhud lainnya adalah dipilah dan disaringnya kaum mukminin dari kaum munafik. Dan orang-orang kafir dibinasakan dengan berhaknya mereka mendapatkan murka dan azab Allah.
8. Pelajaran lainnya dari Perang Uhud: pelajaran musyawarah antara Rasulullah SAW dan para Sahabat.
Sesungguhnya Rasulullah SAW tidaklah berpendapat sendiri dalam berperang, padahal beliau didukung oleh wahyu dan dikuatkan oleh Allah, namun beliau tetap bermusyawarah dan sering mendengarkan pendapat para sahabat beliau ketika bermusyawarah dan diskusi tanpa jenuh dan bosan.
Beliau pernah meninggalkan pendapat beliau sendiri dan mengambil pendapat mayoritas yang berbeda dengan pendapat beliau tanpa fanatik dengan pendapat sendiri ataupun memaksa umat untuk mengambilnya.
Baca juga: Kisah Cinta Luar Biasa Seorang Muslimah yang Mengkhawatirkan Rasulullah SAW Saat Perang Uhud
9. Pelajaran penting lainnya dari Perang Uhud adalah besarnya kasih sayang Nabi SAW kepada para sahabat.
Beliau, misalnya, tidaklah menghardik para pemanah yang melanggar perintah beliau dan tidak pula mengeluarkan mereka dari pasukan. Namun beliau menyikapi kelemahan dan kesalahan mereka dengan lemah lembut, hikmah dan maaf.
(mhy)
Lihat Juga :