Zakat Pahala kepada Fakir dan Miskin Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Kamis, 13 April 2023 - 15:24 WIB
loading...
Zakat Pahala kepada...
Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani adalah pelopor tarekat di dunia. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani membagi zakat menjadi dua: zakat syari’ah dan zakat thariqah . Dalam kitab Sirr al Asrâr Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani mengatakan zakat syari’ah adalah zakat yang diberikan seseorang dari hasil usaha duniawinya bagi ashnâf yang telah ditentukan, pada waktu tertentu, setiap tahun dan dengan nishab yang telah ditentukan pula. Sedangkan yang dimaksud dengan hasil usaha duniawi adalah harta yang didapat dari pekerjaan yang halal.

Golongan atau ashnaf yang berhak menerima zakat sudah dijelaskan di dalam Al-Qur’an surah Al-Taubah ayat 60: “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang faqir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mu’allaf), untuk memerdekakan hamba sahaya (budak), untuk membebaskan orang yang berhutang, untuk orang yang berada di jalan Allah (fî sabîlillah), dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. llah Maha mengetahui, Maha Bijaksana”.

Dan harta yang wajib dizakati adalah harta yang sudah mencapai nishab dan sudah mencapai haul. Zakat syari’ah ini disebut juga dengan sedekah. “Ia disebut shadaqah karena pahalanya (penerimaan Allah) lebih dahulu sampai kepada Allah daripada kepada orang faqir dan yang dimaksudkan,” ujarnya.

Maksudnya adalah pada saat seseorang berniat menunaikan zakat dan sebelum zakat diserahkan kepada orng yang berhak, amal zakat orang tersebut sudah diterima oleh Allah dan Ia mendapat pahala dari Allah bahkan sebelum zakat tersebut disalurkan atau dibagikan.

Baca juga: Syaikh Abdul Qadir al-Jilani Pelopor Tarekat

Zakat Thariqah

Lalu, apa yang dimaksud zakat thariqah? Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani menjelaskan zakat thariqah ialah zakat yang diberikan seseorang di jalan Allah dari usaha ukhrawi kepada orang-orang yang faqir dalam masalah agama dan miskin dari nilai-nilai ukhrawi.

Maksud dari usaha ukhrawi adalah pahala yang didapatkan setelah melaksanakan ibadah-ibadah. Jadi yang dimaksud dengan zakat thariqah di sini adalah zakat pahala untuk orang-orang yang fakir dan miskin pahala karena kurangnya ilmu pengetahuan tentang agama sehingga amal ibadahnya sedikit bahkan ditolak oleh Allah SWT.

“Zakat thariqah diberikan kepada ahli maksiat dari hasil amalan ukhrawi (sang muzakki) untuk mendapat ridha Allah SWT. Lalu Allah mengampuni para ahli maksiat itu. Amalan ukhrawi yang dimaksud adalah shadaqah, salat, puasa, zakat, haji, bacaan tasbih, tahlil, bacaan Al Qur’an, kepedulian sosial dan amalan-amalan baik lainnya," ujar Syaikh Abdul Qâdir al-Jîlani.

Dengan begitu, lanjutnya, tak ada pahala bagi orang yang berzakat tarekat (karena sudah diberikan kepada orang “fakir”), maka jadilah dia orang yang pailit (bangkrut dalam arti tidak memiliki lagi pahala ibadah bagi dirinya). "Dan Allah mencintai hambaNya yang pailit akibat kepeduliannya,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tak Disangka! 2 Salat...
Tak Disangka! 2 Salat Ini Pahalanya Seperti Ibadah Haji
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Pahala Haji Mabrur:...
Pahala Haji Mabrur: Bebas Dosa, Hilang Fakir, Nilai Jihad Wanita
Pahala Haji Tak Main-Main:...
Pahala Haji Tak Main-Main: Surga Jadi Balasannya
Belum Bisa ke Tanah...
Belum Bisa ke Tanah Suci? Ini Amalan Berpahala Setara Haji dan Umrah
Pahala dan Keutamaan...
Pahala dan Keutamaan Umrah yang Penting Diketahui
Rekomendasi
Al-Idrisi sang Pemandu...
Al-Idrisi sang Pemandu Marcopolo, Ibnu Batutta, dan Colombus
Warga Melihat Fenomena...
Warga Melihat Fenomena Semburan Air Tak Biasa Terjadi di Laut
NASA Tangkap Sinyal...
NASA Tangkap Sinyal Aneh dari Antartika, Ilmuwan Sebut Fenomena Alam Tak Biasa
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved