Makna Ucapan Minal 'Aidin Wal Faizin, Ini Versi Lengkapnya
Jum'at, 21 April 2023 - 15:37 WIB
loading...
A
A
A
Faizin adalah bentuk isim fail dalam bentuk jamak. Bentuk tunggalnya adalah faiz saja. Dan kata dasarnya adalah faaza - yafuuzu (فاز - يفوز) yang artinya menang atau beruntung. Maka kata 'faizin' artinya adalah orang-orang yang menang atau mendapatkan kemenangan. Dan juga bermakna orang-orang yang beruntung atau mendapatkan keberuntungan.
Lalu apa arti harfiyah dari empat kata itu: dari, orang-orang yang kembali, dan, orang-orang yang menang/beruntung. Sebenarnya lafazh ini merupakan doa sekaligus tahini'ah yang terpotong.
Versi Lengkapnya adalah:
Ja'alanallaahu wa Iyyakum Minal 'Aaidiin wal Faaiziin.
Artinya: "Semoga Allah menjadikan kita menjadi bagian dari orang-orang yang kembali dan orang-orang yang mendapatkan kemenangan/keberuntungan."
Namun bukan berarti kita tidak boleh mengucapkan ungkapan "Minal 'Aidin Wal Faizin" saat Lebaran. Silakan digunakan selama tidak ada larangannya.
Atau umat muslim bisa juga mengucapkan kalimat
Taqobbalallahu Minna wa Minkum wa Taqobbal Yaa Kariim.
Selama ucapan dan kalimat tersebut mengandung kebaikan, silakan. Apalagi ucapan tahniah lebaran itu tidak termasuk ritual ibadah atau sarana taqarrub ilallah. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Halalbihalal dalam Al-Qur'an Menurut Quraish Shihab
Lalu apa arti harfiyah dari empat kata itu: dari, orang-orang yang kembali, dan, orang-orang yang menang/beruntung. Sebenarnya lafazh ini merupakan doa sekaligus tahini'ah yang terpotong.
Versi Lengkapnya adalah:
جَعَلَنَا اللَّهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ العَائدِيْنَ والفَائِزِينَ
Ja'alanallaahu wa Iyyakum Minal 'Aaidiin wal Faaiziin.
Artinya: "Semoga Allah menjadikan kita menjadi bagian dari orang-orang yang kembali dan orang-orang yang mendapatkan kemenangan/keberuntungan."
Namun bukan berarti kita tidak boleh mengucapkan ungkapan "Minal 'Aidin Wal Faizin" saat Lebaran. Silakan digunakan selama tidak ada larangannya.
Atau umat muslim bisa juga mengucapkan kalimat
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ
Taqobbalallahu Minna wa Minkum wa Taqobbal Yaa Kariim.
Selama ucapan dan kalimat tersebut mengandung kebaikan, silakan. Apalagi ucapan tahniah lebaran itu tidak termasuk ritual ibadah atau sarana taqarrub ilallah. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Halalbihalal dalam Al-Qur'an Menurut Quraish Shihab
(rhs)
Lihat Juga :