Kisah Kepala Babi Menguji Kebebasan Beragama di Korea Selatan

Sabtu, 20 Mei 2023 - 15:07 WIB
loading...
A A A
Kekhawatiran telah dikemukakan bahwa masalah masjid Daegu dapat meningkat menjadi insiden diplomatik. Duta Besar Inggris di Seoul baru-baru ini melakukan kunjungan simbolis ke situs tersebut, sementara kedutaan lain, termasuk kedutaan dunia Muslim, juga diketahui mengawasi situasi tersebut.

Menurut pengunjuk rasa Kim Jeong-ae, menentang masjid tidak ada hubungannya dengan agama. Dia mengklaim ini adalah narasi yang dibuat oleh mahasiswa Muslim dan kelompok sipil yang mengadvokasi undang-undang anti-diskriminasi.

Tetapi bukti menunjukkan sebaliknya.

Kelompok evangelis, termasuk National Sovereign Action yang berbasis di Seoul, telah menentang pembangunan kembali masjid hampir sejak awal.

Kelompok ini terkait dengan hak Kristen dan gugus tugas anti-masjidnya yang berdedikasi memiliki alamat yang sama dengan gereja evangelis di Daegu.

Sebuah protes besar yang dijadwalkan pada 20 Mei diselenggarakan oleh National Sovereign Action dan lebih dari 70 kelompok Kristen konservatif lainnya, banyak di antaranya tidak memiliki hubungan dengan selusin rumah tangga di sekitar masjid, atau bahkan Daegu.

Bertentangan dengan klaim bahwa fasilitas keagamaan tidak diterima di daerah pemukiman, ada banyak gereja di sekitar masjid, salah satunya hanya berjarak 30 meter.

Baca juga: Erdogan: Muslim di Eropa Jadi Target seperti Yahudi sebelum PD II

Pendeta konservatif, yang terkenal dengan kampanye nasional mereka menentang pengesahan undang-undang anti-diskriminasi, merangkap sebagai pemimpin front anti-masjid yang mengklaim mewakili kepentingan warga.

Beberapa pendeta ini juga secara terbuka menuduh Razaq terkait dengan kelompok garis keras Islam dan perwakilan mahasiswa Muslim telah diselidiki oleh pihak berwenang pada beberapa kesempatan.

“Saya tidak menyembunyikan apa pun dan mereka dapat menggeledah saya dari dalam ke luar. Semua tuduhan terhadap saya terbukti tidak berdasar,” kata Razaq, seraya menambahkan bahwa dia telah mengajukan tuntutan pencemaran nama baik terhadap satu orang yang membuat klaim tersebut.

Pendeta Joseph Joo dari National Sovereign Action mengatakan kepada Al Jazeera bahwa penentangan kelompok itu tidak dimotivasi oleh kebencian tetapi keinginan untuk melawan “imperialisme budaya”. Dia mengatakan pembangunan masjid di kawasan pemukiman “tanpa persetujuan warga” juga melanggar identitas budaya lingkungan dan negara secara keseluruhan.

“Orang Korea marah tentang masalah ini dan orang Kristen, yang merupakan anggota negara ini, juga menentangnya,” katanya.

Setelah konferensi pers di depan kantor distrik Buk, para pengunjuk rasa duduk di lantai dan mulai memanggang perut babi, untuk membuat sendiri samgyeopsal – hidangan daging populer yang dibungkus selada.

Joo membela tindakan tersebut, mengatakan itu adalah hak dasar warga untuk menegaskan identitas budaya mereka.

Baca juga: Sejarah Perkembangan Islam di Prancis, Negara dengan Muslim Terbanyak di Eropa Barat

Razaq tetap teguh meskipun ditentang dan menolak untuk menyerah pada intimidasi para pengunjuk rasa. “Saya tidak akan rugi apa-apa,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia tidak berjuang hanya untuk dirinya sendiri tetapi untuk generasi pelajar Muslim masa depan yang akan datang ke Daegu dan Korea Selatan.

“Kami bersedia mendengarkan dan menangani masalah yang valid, tetapi kami tidak akan pernah berkompromi pada masalah yang berakar pada Islamofobia.”
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Inilah 4 Masjid yang...
Inilah 4 Masjid yang Harus Dikunjungi Jemaah Haji di Tanah Suci
Masjid Quba, Masjid...
Masjid Quba, Masjid Istimewa yang Dipuji Allah dalam Al-Qur'an
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
Masjid Nabawi: Perpaduan...
Masjid Nabawi: Perpaduan Jejak Sejarah Rasulullah dan Kemegahan Arsitektur Islam
Masjid Indonesia di...
Masjid Indonesia di Yokohama Jepang Diresmikan
Rekomendasi
Teonimanu Daratan Misterius...
Teonimanu Daratan Misterius di Kepulauan Solomon yang Dipercaya Penyelamat Bumi
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Awan Berbentuk Tsunami...
Awan Berbentuk Tsunami Gemparkan India
Artikel Terkini
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Sah Tapi Beresiko, Ini...
Sah Tapi Beresiko, Ini Dampak Nikah Siri bagi Istri dan Anak
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved