Kisah Puisi Arab yang Digantung di Kakbah dan Pasar Okadh

Selasa, 23 Mei 2023 - 08:22 WIB
loading...
Kisah Puisi Arab yang...
Sebuah lukisan Antarah bin Shaddad, seorang ksatria dan penyair Arab pra-Islam. Foto/Ilustrasi: Arab News
A A A
Puisi Arab memiliki sejarah panjang dan kaya yang berasal dari zaman pra-Islam. Sebelum masuknya Islam di Semenanjung Arab, puisi memainkan peran penting dalam masyarakat Arab , berfungsi sebagai sarana komunikasi, hiburan, dan ekspresi budaya .

Puisi-puisi awal era pra-Islam sering disusun dalam bentuk yang dikenal sebagai "Qasidah", sebuah puisi panjang dengan skema dan meteran sajak tetap yang biasanya dibacakan dalam pertemuan publik. Puisi-puisi ini sering berisi tentang puja puji pahlawan suku, menggambarkan keindahan alam, atau mengungkapkan kesedihan dan kerinduan seorang kekasih.

Puisi-puisi ini dibaca dan dipublikasikan di pasar-pasar. Menurut Arab News, salah satu pasar yang terkenal adalah Souq Okadh yang terletak di Taif, di sisi timur laut kota. Itu adalah salah satu dari tiga pasar utama Arab di masa pra-Islam, selain pasar Majna dan pasar Dhul-Majaz.

Baca juga: Busana Leluhur Arab Saudi di Mata Perancang

Okadh terutama merupakan tujuan belanja lokal. Namun, itu mendapatkan popularitas karena Al-Mu'allaqat, atau puisi "digantung".

Disebut "puisi gantung" karena puisi dianggap sesuatu yang berharga bagi orang-orang pada saat itu, dan digantung di luar atau di dalam Kakbah di Makkah, atau di pasar untuk dibaca pelanggan. Jadi puisi atau puisi "digantung" di pikiran orang tersebut.

Ada penyair yang puisinya menjadi populer melalui Okadh karena sering diulang-ulang, seperti Imru' Al-Qais, Omar bin Kulthum, Antarah bin Shaddad, Al-Naba'a Al-Dhubiani, Zuhair bin Abi Salma dan Tarfa bin Al-Abd.
Kisah Puisi Arab yang Digantung di Kakbah dan Pasar Okadh

Khalid Altaweel adalah seorang jurnalis, penulis majalah Al-Yamamah, dan seorang penyair, yang telah menerbitkan kumpulan puisi, “Shagaya,” dan sebuah buku tentang visi dalam sastra, budaya, dan media.

“Okadh adalah platform puitis dengan perbedaan. Mereka biasa berkumpul selama sebulan setiap tahun. Mereka membaca puisi dan mengadili penyair besar seperti Al-Nabigha Al-Dhubiani. Mereka dirikan tenda di depan Okadh, agar orang-orang mendengarkan rasa kritisnya dalam puisi dan bagaimana dia membedakan yang baik dari yang buruk,” ujar Khalid Altaweel.

Dia menambahkan: "Puisi pada masa itu tidak terbatas pada pasar Okadh atau Arab, tetapi beredar dengan penyair di mana pun mereka bepergian di kota, toko, gang atau klub, bahkan ketika mereka melintasi padang pasir yang luas di punggung hewan mereka."

Baca juga: Arab Pra-Islam: Hubal, Tuhan Impor yang Sangat Dipuja
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15—16 Juli, Menag Ajak Pastikan Ketepatan Arah Kiblat
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Rekomendasi
Di Bawah Air Membeku,...
Di Bawah Air Membeku, Perilaku Aligator Menarik Perhatian Ilmuwan
Suara Menyeramkan di...
Suara Menyeramkan di Palung Mariana Ternyata Berasal dari Mahkluk Ini
Kuburan Muslim dari...
Kuburan Muslim dari Abad ke-8 Ditemukan di Prancis
Artikel Terkini
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved