Faedah Membeli Kitab Ulama, Salah Satunya Wasilah Melancarkan Rezeki
Kamis, 25 Mei 2023 - 17:51 WIB
loading...
Para ulama mengatakan membeli kitab menyebabkan rezeki bisa kembali sepuluh kali lipat. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Kitab adalah harta yang paling berharga bagi para penuntut ilmu agama. Karena ia adalah sumber primer bagi siapapun yang ingin menggali ilmu dengan cara yang benar.
Demikian kata Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq, pengasuh Ma'had Subuluna Bontang dalam satu kajiannya. Kitab merupakan teman paling setia dan simpanan kekayaan yang kecil kemungkinan hilang atau dicuri orang.
Di antara ciri kesungguhan penuntut ilmu adalah upayanya memiliki sebanyak mungkin kitab-kitab para ulama. Sayangnya, ada banyak orang termasuk para Dai dan penuntut ilmu agama merasa "rugi" ketika membeli kitab. Harganya terlalu mahal dan kebutuhan lain banyak yang lebih penting untuk diprioritaskan.
"Mahal itu tergantung dari sudut mana kita menilainya. Uang satu juta rupiah itu mahal jika digunakan untuk membeli sepiring makanan. Tapi sangat murah kalau makanan itu cukup untuk konsumsi satu bulan," kata Dai lulusan Al-Azhar Mesir itu.
Berikut beberapa maqalah (perkataan) ulama tentang faedah membeli kitab dinukil dari Nazahah Al-Andzar fi Ajaib Tawarikh wal Akhyar (2/371). Salah satunya menjadi wasilah untuk melancarkan rezeki. Biasanya, kita ini kalau ada amalan terus dikaitkan dengan rezeki yang bisa lancar, biasanya wajahnya langsung berbinar-binar.
شراء الكتب يعود بعشر امثاله رزقا
Artinya: "Membeli kitab menyebabkan rezeki bisa kembali sepuluh kali lipat."
شراء الكتب يورث الغنى. فهذه تجارة الآخرة حصلت ويعوّضك الله بتجارة الدنيا
Artinya: "Membeli kitab adalah investasi untuk mendatangkan kekayaan. Ini adalah bentuk dari jual beli akhirat yang menguntungkan dan Allah juga akan memberikan ganti bagi jual beli dunianya."
اذا كان عندك مال واردت ان تستري به ثوبا فاشتر به كتابا يأتيك ثوب
Demikian kata Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq, pengasuh Ma'had Subuluna Bontang dalam satu kajiannya. Kitab merupakan teman paling setia dan simpanan kekayaan yang kecil kemungkinan hilang atau dicuri orang.
Di antara ciri kesungguhan penuntut ilmu adalah upayanya memiliki sebanyak mungkin kitab-kitab para ulama. Sayangnya, ada banyak orang termasuk para Dai dan penuntut ilmu agama merasa "rugi" ketika membeli kitab. Harganya terlalu mahal dan kebutuhan lain banyak yang lebih penting untuk diprioritaskan.
"Mahal itu tergantung dari sudut mana kita menilainya. Uang satu juta rupiah itu mahal jika digunakan untuk membeli sepiring makanan. Tapi sangat murah kalau makanan itu cukup untuk konsumsi satu bulan," kata Dai lulusan Al-Azhar Mesir itu.
Berikut beberapa maqalah (perkataan) ulama tentang faedah membeli kitab dinukil dari Nazahah Al-Andzar fi Ajaib Tawarikh wal Akhyar (2/371). Salah satunya menjadi wasilah untuk melancarkan rezeki. Biasanya, kita ini kalau ada amalan terus dikaitkan dengan rezeki yang bisa lancar, biasanya wajahnya langsung berbinar-binar.
شراء الكتب يعود بعشر امثاله رزقا
Artinya: "Membeli kitab menyebabkan rezeki bisa kembali sepuluh kali lipat."
شراء الكتب يورث الغنى. فهذه تجارة الآخرة حصلت ويعوّضك الله بتجارة الدنيا
Artinya: "Membeli kitab adalah investasi untuk mendatangkan kekayaan. Ini adalah bentuk dari jual beli akhirat yang menguntungkan dan Allah juga akan memberikan ganti bagi jual beli dunianya."
اذا كان عندك مال واردت ان تستري به ثوبا فاشتر به كتابا يأتيك ثوب
Lihat Juga :