Cara Menghapus Dosa Zina dengan Taubatan Nasuha
Selasa, 30 Mei 2023 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. [ QS An Nûr/24 ayat 31].
Baca juga: Ngerinya Zina yang Paling Berat
Allah sangat gembira dengan tobat seorang hamba-Nya, bahkan kegembiraan Allah terhadap tobat seorang hamba-Nya melebihi kegembiraan orang yang menjumpai barang-barangnya kembali yang telah hilang lenyap darinya.
Rasulullah SAW bersabda:
Sungguh Allah lebih bergembira dengan tobat salah seorang dari kalian, melebihi kegembiraan salah seorang dari kalian terhadap barang-barangnya yang hilang ketika ia mendapatkannya kembali.[HR Muslim, 4/2102 no. 2675, dan lain-lain]
Seseorang yang benar-benar bertobat kepada Allah dari dosa-dosa yang pernah ia lakukan, maka ia akan bersih kembali bagaikan orang yang tidak pernah berdosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
Orang yang bertobat dari perbuatan dosa, bagaikan orang yang tidak pernah berdosa. [Shahîhul- Jami’, 3008].
Tobat itu dinyatakan benar oleh para ulama, jika terpenuhi syarat-syaratnya. Harus ikhlash kepada Allah, karena tobat merupakan salah satu bentuk ibadah. Harus merasa sedih dan menyesali perbuatan dosa (maksiat) yang pernah dilakukannya. Harus benar-benar meninggalkan kemaksiatan (perbuatan dosa) tersebut dengan segera. Harus bertekad secara penuh dari dalam hatinya berniat tidak akan pernah lagi mengulanginya kembali.
Tobat tersebut dilakukan sebelum waktu tobat ditutup oleh Allah, yaitu sebelum orang tersebut sekarat dan di saat ia menghembuskan nafas-nafas terakhirnya, dan sebelum matahari terbit dari sebelah barat.
Baca juga: Zina adalah Utang, Benarkah Demikian?
Salat Taubat
Salat adalah salah satu amalan yang dapat mendekatkan diri pada Allah SWT dan menghapuskan dosa. Seseorang yang ingin bertobat atas dosa-dosanya dapat meminta ampunan lewat salat taubat.
Baca juga: Ngerinya Zina yang Paling Berat
Allah sangat gembira dengan tobat seorang hamba-Nya, bahkan kegembiraan Allah terhadap tobat seorang hamba-Nya melebihi kegembiraan orang yang menjumpai barang-barangnya kembali yang telah hilang lenyap darinya.
Rasulullah SAW bersabda:
لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحاً بِتَوْبَةِ أَحَدِكُمْ مِنْ أَحَدِكُمْ بِضَالَّتِهِ إِذَا وَجَدَهَا
Sungguh Allah lebih bergembira dengan tobat salah seorang dari kalian, melebihi kegembiraan salah seorang dari kalian terhadap barang-barangnya yang hilang ketika ia mendapatkannya kembali.[HR Muslim, 4/2102 no. 2675, dan lain-lain]
Seseorang yang benar-benar bertobat kepada Allah dari dosa-dosa yang pernah ia lakukan, maka ia akan bersih kembali bagaikan orang yang tidak pernah berdosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
اَلتَّائِبُ مِنَ الذَّنْبِ كَمَنْ لاَ ذَنْبَ لَهُ
Orang yang bertobat dari perbuatan dosa, bagaikan orang yang tidak pernah berdosa. [Shahîhul- Jami’, 3008].
Tobat itu dinyatakan benar oleh para ulama, jika terpenuhi syarat-syaratnya. Harus ikhlash kepada Allah, karena tobat merupakan salah satu bentuk ibadah. Harus merasa sedih dan menyesali perbuatan dosa (maksiat) yang pernah dilakukannya. Harus benar-benar meninggalkan kemaksiatan (perbuatan dosa) tersebut dengan segera. Harus bertekad secara penuh dari dalam hatinya berniat tidak akan pernah lagi mengulanginya kembali.
Tobat tersebut dilakukan sebelum waktu tobat ditutup oleh Allah, yaitu sebelum orang tersebut sekarat dan di saat ia menghembuskan nafas-nafas terakhirnya, dan sebelum matahari terbit dari sebelah barat.
Baca juga: Zina adalah Utang, Benarkah Demikian?
Salat Taubat
Salat adalah salah satu amalan yang dapat mendekatkan diri pada Allah SWT dan menghapuskan dosa. Seseorang yang ingin bertobat atas dosa-dosanya dapat meminta ampunan lewat salat taubat.
Lihat Juga :