6 Fakta yang Kurang Diketahui tentang Jejak Muslim di Eropa
Rabu, 31 Mei 2023 - 11:35 WIB
loading...
Istana Alhambra Dinasti Nasrid, Granada, Spanyol. Foto/Ilustrasi: Jebulon/CC0/ancient-origins
A
A
A
Umat Islam di Semenanjung Iberia yang memerintah Spanyol antara 711 M hingga 1492 juga disebut bangsa Moor. Pemimpin Islam yang mencapai Spanyol pertama kalinya adalah Abd al-Rahman.
Muslim atau bangsa Moor meninggalkan jejak yang signifikan di Eropa abad pertengahan. Mereka memerintah Spanyol selama beberapa abad, mengubahnya secara budaya, sosial dan politik.
Istilah "Moor" tidak merujuk pada satu kelompok homogen, melainkan pada penduduk Muslim abad pertengahan di berbagai daerah, termasuk Sisilia, Malta, Maghreb, dan al-Andalus.
Terlepas dari pengaruh mereka di Eropa, masih banyak yang tidak diketahui tentang bangsa Moor dan saat mereka menjadi pesaing yang kuat di Eropa.
Baca juga: 5 Fakta yang Kurang Diketahui tentang Bangsa Moor dan Jejak Muslim di Eropa
Laman Ancient Origins menyampaikan sejumlah fakta yang kurang diketahui tentang bangsa Moor. Fakta ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dampak bangsa Moor yang muslim terhadap sejarah Eropa dan warisan abadi mereka.
1. Muslim ajarkan kebersihan
Orang Moor atau Muslim dikenal cinta kebersihan . Mereka mengajarkan kebersihan. Pepatah populer yang mengklaim bahwa orang Moor "lebih suka pergi tanpa roti daripada tanpa sabun".
Tradisi mereka dan kerasnya agama Islam yang mereka anut, orang Moor senantiasa berpenampilan rapi dan bersih. Lebih jauh lagi, mereka selalu keren dan wangi karena sering mandi.
Di kota Cordoba, ada sekitar 900 pemandian umum. Kala itu, air mengalir belum tersedia secara luas. Beberapa sumber juga mengklaim bahwa bangsa Moor membawa sabun ke Eropa, memperkenalkan era baru kebersihan.
Muslim atau bangsa Moor meninggalkan jejak yang signifikan di Eropa abad pertengahan. Mereka memerintah Spanyol selama beberapa abad, mengubahnya secara budaya, sosial dan politik.
Istilah "Moor" tidak merujuk pada satu kelompok homogen, melainkan pada penduduk Muslim abad pertengahan di berbagai daerah, termasuk Sisilia, Malta, Maghreb, dan al-Andalus.
Terlepas dari pengaruh mereka di Eropa, masih banyak yang tidak diketahui tentang bangsa Moor dan saat mereka menjadi pesaing yang kuat di Eropa.
Baca juga: 5 Fakta yang Kurang Diketahui tentang Bangsa Moor dan Jejak Muslim di Eropa
Laman Ancient Origins menyampaikan sejumlah fakta yang kurang diketahui tentang bangsa Moor. Fakta ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dampak bangsa Moor yang muslim terhadap sejarah Eropa dan warisan abadi mereka.
1. Muslim ajarkan kebersihan
Orang Moor atau Muslim dikenal cinta kebersihan . Mereka mengajarkan kebersihan. Pepatah populer yang mengklaim bahwa orang Moor "lebih suka pergi tanpa roti daripada tanpa sabun".
Tradisi mereka dan kerasnya agama Islam yang mereka anut, orang Moor senantiasa berpenampilan rapi dan bersih. Lebih jauh lagi, mereka selalu keren dan wangi karena sering mandi.
Di kota Cordoba, ada sekitar 900 pemandian umum. Kala itu, air mengalir belum tersedia secara luas. Beberapa sumber juga mengklaim bahwa bangsa Moor membawa sabun ke Eropa, memperkenalkan era baru kebersihan.
Lihat Juga :