6 Fakta yang Kurang Diketahui tentang Jejak Muslim di Eropa
Rabu, 31 Mei 2023 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
2. Karier Ziryab, musisi Moor terkenal, berkembang di Spanyol
Ziryab, yang namanya berarti "burung hitam", adalah seorang penyair terkenal, pemain oud dan kecapi yang dipuja di dunia Islam. Setelah tiba di Spanyol pada tahun 822, Ziryab menetap di Cordoba, di mana ia langsung menjadi favorit publik.
Ziryab sangat berpengaruh, menetapkan tren mode baru, menyanyi dan puisi yang menginspirasi, dan bahkan menciptakan sejenis deodoran dan pasta gigi.
Digambarkan sebagai penentu tren utama, Ziryab adalah pencinta masakan lokal. Dia menemukan banyak resep kuliner baru di Spanyol.
Baca juga: Sejarah Kekhalifahan Kordoba: Era Spanyol, Prancis, dan Portugal di Bawah Kekuasaan Muslimin
3. Pendidikan sangat penting bagi orang Moor
Pendidikan adalah yang paling penting bagi orang Moor, yang memastikan bahwa pendidikan tersedia secara universal untuk semua orang di wilayah mereka. Ini sangat kontras dengan Eropa abad pertengahan, di mana 90% populasi tetap buta huruf, dan pendidikan hanya diperuntukkan bagi bangsawan dan pendeta terkaya. Bahkan, ada beberapa Raja Eropa yang tidak bisa membaca dan menulis.
Bangsa Moor mendirikan 17 universitas besar di Spanyol, antara lain terletak di kota-kota seperti Kordoba, Malaga, Granada, Seville, Toledo, dan Almeria.
4. Banyak kata Moor diserap Bahasa Spanyol
Setelah kedatangan mereka di Eropa, orang Moor membawa serta konsep dan kata baru yang dengan cepat menjadi bagian standar bahasa sehari-hari. Bahasa Spanyol memiliki hingga 4.000 kata yang berasal dari bahasa Arab, termasuk aljabar, skakmat, dan influenza. Contoh lain adalah cipher, alkohol, kimia, topan, jeruk, basa, kabel dan nadir.
Ziryab, yang namanya berarti "burung hitam", adalah seorang penyair terkenal, pemain oud dan kecapi yang dipuja di dunia Islam. Setelah tiba di Spanyol pada tahun 822, Ziryab menetap di Cordoba, di mana ia langsung menjadi favorit publik.
Ziryab sangat berpengaruh, menetapkan tren mode baru, menyanyi dan puisi yang menginspirasi, dan bahkan menciptakan sejenis deodoran dan pasta gigi.
Digambarkan sebagai penentu tren utama, Ziryab adalah pencinta masakan lokal. Dia menemukan banyak resep kuliner baru di Spanyol.
Baca juga: Sejarah Kekhalifahan Kordoba: Era Spanyol, Prancis, dan Portugal di Bawah Kekuasaan Muslimin
3. Pendidikan sangat penting bagi orang Moor
Pendidikan adalah yang paling penting bagi orang Moor, yang memastikan bahwa pendidikan tersedia secara universal untuk semua orang di wilayah mereka. Ini sangat kontras dengan Eropa abad pertengahan, di mana 90% populasi tetap buta huruf, dan pendidikan hanya diperuntukkan bagi bangsawan dan pendeta terkaya. Bahkan, ada beberapa Raja Eropa yang tidak bisa membaca dan menulis.
Bangsa Moor mendirikan 17 universitas besar di Spanyol, antara lain terletak di kota-kota seperti Kordoba, Malaga, Granada, Seville, Toledo, dan Almeria.
4. Banyak kata Moor diserap Bahasa Spanyol
Setelah kedatangan mereka di Eropa, orang Moor membawa serta konsep dan kata baru yang dengan cepat menjadi bagian standar bahasa sehari-hari. Bahasa Spanyol memiliki hingga 4.000 kata yang berasal dari bahasa Arab, termasuk aljabar, skakmat, dan influenza. Contoh lain adalah cipher, alkohol, kimia, topan, jeruk, basa, kabel dan nadir.
Lihat Juga :