Ketika Jilbab Dianggap Bisa Memengaruhi Politik Turki

Rabu, 31 Mei 2023 - 17:26 WIB
loading...
Ketika Jilbab Dianggap...
Jilbab masih menjadi komoditas politik di Turki. Foto/Ilustrasi: Qantara
A A A
Jilbab masih menjadi simbol politik yang memecah belah di Turki . Selama beberapa dekade, raison d'etat Turki menganggap jilbab sebagai ancaman bagi Turki modern dan sekuler. Bagi pendiri negara Ataturk , jilbab adalah lambang Islam reaksioner.

Pada tahun 1999, ketika anggota parlemen Turki Merve Kavakci memasuki ruangan dengan mengenakan jilbab, menjadi polemik. Perdana Menteri Sosialis, Bulent Ecevit, berteriak dari mimbar saat itu, "Ini bukan tempat untuk menantang negara!"

Pada tahun 2007, ketika Abdullah Gul akan terpilih sebagai presiden untuk pertama kalinya, terjadi perdebatan sengit tentang politik identitas. yang Istri Abdullah Gul mengenakan jilbab.

Apa yang tidak boleh dilakukan oleh kaum sekuler adalah suatu keharusan bagi kaum Islamis dari AKP yang berkuasa.

Baca juga: 4 Negara yang Melarang Jilbab, dari Turki hingga India

Laman Qantara mencatat hingga 15 tahun yang lalu, mahasiswi Turki harus melepas jilbabnya untuk memasuki kampus. Pegawai negeri juga tidak diperbolehkan memakai jilbab. Kini, setelah AKP berkuasa selama 20 tahun, pembatasan dan larangan jilbab sebagian besar telah dihapuskan.

Ajaibnya, menjelang pemilu dua minggu lalu, pemimpin oposisi Kemal Kilicdaroglu, mengumumkan bahwa partainya ingin mengabadikan hak perempuan untuk mengenakan jilbab dalam undang-undang.

Itu ajaib karena Kilidaroglu adalah pemimpin CHP sosial demokrat Kemalis, partai pendiri Republik Turki yang secara tradisional skeptis terhadap jilbab. Tampaknya, Kilicdaroglu telah menyadari bahwa tanpa dukungan para perempuan berjilbab, ia bakal kalah.

Kedua, taktik tersebut tampaknya menjadi bumerang. Dengan cerdik, Recep Tayyip Erdogan menjalankan ide tersebut dan mengumumkan bahwa undang-undang yang diusulkan tidak cukup.

Akibatnya, jilbab tetap menjadi isu yang sangat dipolitisasi, baik bagi kaum sekuler maupun Islamis. Ini mengatakan sesuatu tentang masyarakat Turki, kata ilmuwan politik Esen. "Dalam masyarakat demokratis, jilbab akan menjadi pakaian yang dikenakan oleh perempuan karena alasan agama. Ini tidak memiliki makna politik."

Baca juga: Mengenal 11 Pendapat Tentang Jilbab

Ketika Jilbab Dianggap Bisa Memengaruhi Politik Turki

Hanya saja, tidak seperti politisi, kebanyakan orang di Turki tidak melihat perlunya diskusi sama sekali tentang jilbab. Menurut survei yang dilakukan oleh lembaga polling Metropoll pada Februari 2021, sekitar 83% orang Turki berpendapat bahwa perempuan harus diperbolehkan mengenakan jilbab di sektor publik. Kurang dari 11% menentangnya.

Sekitar 58% wanita Turki mengenakan jilbab saat keluar rumah, menurut studi IPSOS tahun 2018. Tidak seperti beberapa negara mayoritas Muslim lainnya, mengenakan jilbab di Turki secara formal adalah pilihan pribadi perempuan – selama laki-laki tidak menjadikannya masalah besar lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kemenag Siap Kirimkan...
Kemenag Siap Kirimkan Imam dan Santri Berprestasi Program Beasiswa ke Turki
Pengelolaan Wakaf, Menag...
Pengelolaan Wakaf, Menag Lirik Keberhasilan Turki dan Yordania
Lembaga Kemanusiaan...
Lembaga Kemanusiaan Turkiye Hayrat Yardim Salurkan Ratusan Sapi Kurban di Indonesia
Kisah Daulah Aghlabiyah...
Kisah Daulah Aghlabiyah Taklukkan Eropa di Bawah Pimpinan Ziyadatullah I
Sejarah Daulah Safawiyah...
Sejarah Daulah Safawiyah di Persia: Bermula dari Gerakan Tarekat
Terbentuknya Daulah...
Terbentuknya Daulah Utsmaniyah: Pada Mulanya Mengabdi ke Turki Seljuk
Rekomendasi
4 Fenomena Gaib yang...
4 Fenomena Gaib yang Belum Bisa Dijelaskan secara Sains, Nomor Terakhir Sangat Populer
Apa yang Ditakuti Laron...
Apa yang Ditakuti Laron supaya Tidak Masuk Rumah? Ini 5 Langkah Mengusirnya
Fenomena Alam Langka...
Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun Dibedah Ilmuwan
Artikel Terkini
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Infografis
Tak Bisa Dianggap Remeh,...
Tak Bisa Dianggap Remeh, Inilah Kekuatan Militer Taiwan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved