Syaikh Al-Qardhawi: Kaidah Penting dalam Ekonomi Islam adalah Kemandirian

Rabu, 21 Juni 2023 - 05:15 WIB
loading...
Syaikh Al-Qardhawi:...
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi (Foto/Ilustrasi : new arab)
A A A
Syaikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan kaidah penting dalam ekonomi Islam adalah mewujudkan kemandirian ekonomi bagi umat. Artinya, umat Islam harus memiliki berbagai pengalaman, kemampuan, sarana dan peralatan yang menjadikan ia mampu untuk berproduksi guna memenuhi kebutuhannya, baik secara materi ataupun non-materi.

"Juga untuk memenuhi kekurangan mereka di bidang sipil maupun militer dengan melakukan sesuatu yang menurut fuqaha' disebut "Furudhul Kifaayah," ujar al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "Malaamihu Al Mujtama' Al Muslim Alladzi Nasyuduh" yang dalam edisi Indonesia menjadi "Sistem Masyarakat Islam dalam Al Qur'an & Sunnah" (Citra Islami Press, 1997.

Furudhul Kifaayah, menurut al-Qardhawi, meliputi segala ilmu pengetahuan, profesi, kerajinan atau ketrampilan yang dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia baik terhadap agama atau dunianya.

"Terhadap semua ini, maka wajib bagi mereka mempelajari dan mengajarkannya serta memperdalam (mengambil spesialisasi), sehingga umat Islam tidak lagi bergantung kepada umat lainnya dan tidak dikuasai oleh umat lain," ujarnya.

Tanpa kemandirian maka umat tidak akan memiliki 'izzah (harga diri), sebagaimana Allah telah menetapkan 'izzah itu untuk mereka dalam kitab-Nya: "Izzah (kekuatan) itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin ..." ( QS Al Munaafiqun : 8)

Baca juga: Syaikh Al-Qardhawi: Harta Itu Milik Allah Taala, Dipinjamkan kepada Manusia

Menurut al-Qardhawi, tanpa mencukupi diri mereka, maka tidak akan pernah terwujud kemandirian dan kepemimpinan yang hakiki, sebagaimana disebutkan hal itu dalam Al Qur'an: "Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman." ( QS An-Nisa' : 141)

Tanpa memiliki kemandirian ekonomi, ummat Islam tidak akan bisa menjalankan fungsi Ustadziatul 'Alam (sokoguru dunia) dan menjadi saksi-saksi kebenaran atas ummat yang lainnya. Sebagaimana firman Allah SWT:

"Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil dan pilihan, agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu..." ( QS Al Baqarah : 143)

Al-Qardhawi menjelaskan tidak ada 'izzah bagi umat yang senjatanya buatan umat lain, di mana mereka berwenang penuh untuk menjual atau tidak menjual kepada kita, kapan saja, dengan persyaratan-persyaratan yang sepenuhnya mereka tetapkan.

"Tidak akan pernah ada kepemimpinan yang sebenarnya bagi sebuah umat yang selalu tergantung kepada keahlian umat lain yang asing baginya dalam masalah-masalah yang khusus, vital dan yang sangat rahasia," ujarnya.

Tidak pula kemandirian bagi umat yang tidak memiliki kekuatan pertanian di atas lahannya sendiri dan tidak memiliki obat untuk pasiennya serta tidak mampu untuk bangkit dengan industri berat, kecuali dengan mengimpor peralatan dan tenaga ahli dari ummat lainnya.

Baca juga: Syaikh Al-Qardhawi: Islam Mengajak Pemilik Harta untuk Berinvestasi

Alhasil, kata al-Qardhawi, tidak ada istilah Ustadziyatul Alam bagi umat yang tidak mampu untuk menyampaikan dakwahnya melalui kata-kata yang bisa dibaca, didengar atau dilihat kecuali harus dengan cara membeli semua itu dari orang lain yang memiliki kemampuan tentang hal itu, karena dia sendiri belum bisa membuat percetakan, stasiun televisi dan pemancar radio atau jaringan satelit.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengenal Konsep Pemerataan...
Mengenal Konsep 'Pemerataan' Ekonomi dalam Islam
Ekonomi Islam: Jalan...
Ekonomi Islam: Jalan Tengah di Antara Kapitalisme dan Sosialisme
Inilah Strategi Rasulullah...
Inilah Strategi Rasulullah SAW Mengatasi Kemiskinan di Tengah Umat
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Gelar Halaqah Pesantren,...
Gelar Halaqah Pesantren, GAPPI Bahas Kemandirian Ekonomi dan Digitalisasi Zakat
Kesalahan yang Banyak...
Kesalahan yang Banyak Terjadi dalam Berpoligami, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Diselimuti Gelombang Panas Ekstrem Pekan Ini
Fenomena Efek Stadion...
Fenomena Efek Stadion Badai Erin Kategori 5 Curi Perhatian Dunia
Alhazen, Fisikawan Muslim...
Alhazen, Fisikawan Muslim Penemu Ilmu Optik yang Spektakuler
Artikel Terkini
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Infografis
Muslim Harus Tahu, 7...
Muslim Harus Tahu, 7 Keutamaan Zakat dalam Al-Quran dan Hadis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved