alexametrics

Doa Saat Menyembelih Kurban Seperti yang Diajarkan Rasulullah

loading...
Doa Saat Menyembelih Kurban Seperti yang Diajarkan Rasulullah
Ilustrasi/Ist
KURBAN adalah sikap ketundukan (islam) kepada Allah Tuhan Yang Maha Pencipta langit dan bumi dan semua yang ada pada keduanya. Esensi dari kurban pada saat Idul Adha adalah wujud ketakwaan kepada Allah untuk siap berbagi kebahagiaan kepada sesama.

Baca juga: Khutbah Idul Adha: Kurban dan Solidaritas Kita di Masa Pandemi

Bukan malah berkurban untuk persembahan mitos-mitos yang berkembang di masyarakat yang cenderung mubazir atau sia-sia.

Allah berfirman:



لَن يَنَالَ ٱللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَآؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ ٱلتَّقْوَىٰ مِنكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُحْسِنِينَ

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (al Hajj: 37)



Rasulullah juga telah memberi tauladan bagaimana cara berkorban. Dalam hadis riwayat Ibnu Majah,

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عِيدٍ بِكَبْشَيْنِ فَقَالَ حِينَ وَجَّهَهُمَا إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنْ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ عَنْ مُحَمَّدٍ وَأُمَّتِهِ. رواه أبن ماجه

Dari Jabir bin Abdullah dia berkata, “Rasulullah SAW menyembelih dua ekor kambing kurban pada waktu Idul Kurban.
halaman ke-1 dari 4
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
وَاِذَاۤ اَنۡعَمۡنَا عَلَى الۡاِنۡسَانِ اَعۡرَضَ وَنَاٰ بِجَانِبِهٖ‌ۚ وَاِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُوۡ دُعَآءٍ عَرِيۡضٍ
Dan apabila Kami berikan nikmat kepada manusia, dia berpaling dan menjauhkan diri dengan sombong, tetapi apabila ditimpa malapetaka, ia banyak berdoa.

(QS. Fussilat:51)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak