Strategi Licik Israel! Begini Kerja Buzzer Israel Hasbara
Minggu, 05 November 2023 - 11:43 WIB
loading...
Mereka tak segan-segan berbohong dan memutar balikkan fakta. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Hasbara berarti "menjelaskan" adalah program hubungan masyarakat yang bertujuan menyebarkan informasi positif tentang Israel ke seluruh dunia. Itu sebabnya, mereka tak segan-segan berbohong dan memutar balikkan fakta. Hamas dan pejuang Palestina disebutnya teroris, begitu juga anak-anak Palestina , sebuah strategi perang yang licik.
Israel Citizens Information Council (ICIC)berdalih bahwa tujuan organisasinya adalah membantu menjelaskan kehidupan di Israel dari sudut pandang rakyat jelata Israel . Pada akhirnya, ICIC merekrut warga Israel dari berbagai lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam proyek-proyeknya.
Baca juga: Takut Kalah! Israel Rogoh Rp39,7 Miliar untuk Menangkan Perang di Media Sosial
Ini adalah wujud kemitraan publik-swasta di mana negara memimpin dan diikuti oleh buzzer, juga relawan, yang berkomitmen dalam menerapkan strategi informasi.
Hasbara berakar pada konsep propaganda, agitprop, dan sensor sebelumnya. Seperti mereka, komunikasi adalah komunikasi yang diperhitungkan untuk mempengaruhi kognisi dan perilaku dengan memanipulasi persepsi mengenai suatu sebab atau posisi dengan argumen sepihak. Substansi yang bersifat prasangka, dan daya tarik emosional.
Sejumlah pakar hasbara mempelajari metode yang dipakai aktivis Palestina dan memberikan saran untuk menanggapinya. Misalnya, dengan menyebut pengunjuk rasa dengan kata "pemuda", publik akan enggan menyebut mereka "anak-anak".
Para pakar ini mengangkat perbedaan makna kata antara demonstrasi dan kerusuhan, organisasi teror dan organisasi politik Palestina.
Urusan hasbara di Israel dan luar negeri ditangani Kementerian Diplomasi Publik Israel. Anggaran tahunan kementerian ini NIS 23,8 juta atau setara Rp94,5 miliar.
Baca juga: PM Israel Sebut Palestina Merdeka Berarti Pembentukan Negara Teror
Kementerian Diplomasi Publik merupakan salah satu dari 31 kementerian yang membentuk pemerintahan saat ini dibandingkan dengan 28 kementerian pada pemerintahan sebelumnya. Hanya saja, Oktober lalu, kementerian ini akan dibubarkan setelah menteri yang duduki pos ini, Galit Distal-Atbaryan mundur.
Israel Citizens Information Council (ICIC)berdalih bahwa tujuan organisasinya adalah membantu menjelaskan kehidupan di Israel dari sudut pandang rakyat jelata Israel . Pada akhirnya, ICIC merekrut warga Israel dari berbagai lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam proyek-proyeknya.
Baca juga: Takut Kalah! Israel Rogoh Rp39,7 Miliar untuk Menangkan Perang di Media Sosial
Ini adalah wujud kemitraan publik-swasta di mana negara memimpin dan diikuti oleh buzzer, juga relawan, yang berkomitmen dalam menerapkan strategi informasi.
Hasbara berakar pada konsep propaganda, agitprop, dan sensor sebelumnya. Seperti mereka, komunikasi adalah komunikasi yang diperhitungkan untuk mempengaruhi kognisi dan perilaku dengan memanipulasi persepsi mengenai suatu sebab atau posisi dengan argumen sepihak. Substansi yang bersifat prasangka, dan daya tarik emosional.
Sejumlah pakar hasbara mempelajari metode yang dipakai aktivis Palestina dan memberikan saran untuk menanggapinya. Misalnya, dengan menyebut pengunjuk rasa dengan kata "pemuda", publik akan enggan menyebut mereka "anak-anak".
Para pakar ini mengangkat perbedaan makna kata antara demonstrasi dan kerusuhan, organisasi teror dan organisasi politik Palestina.
Urusan hasbara di Israel dan luar negeri ditangani Kementerian Diplomasi Publik Israel. Anggaran tahunan kementerian ini NIS 23,8 juta atau setara Rp94,5 miliar.
Baca juga: PM Israel Sebut Palestina Merdeka Berarti Pembentukan Negara Teror
Kementerian Diplomasi Publik merupakan salah satu dari 31 kementerian yang membentuk pemerintahan saat ini dibandingkan dengan 28 kementerian pada pemerintahan sebelumnya. Hanya saja, Oktober lalu, kementerian ini akan dibubarkan setelah menteri yang duduki pos ini, Galit Distal-Atbaryan mundur.
Lihat Juga :