Asal Penamaan Yahudi: Bertobat setelah Menyembah Patung Anak Sapi
Senin, 06 November 2023 - 13:27 WIB
loading...
A
A
A
Pada periode yang sama, kitab Talmud, yang merupakan interpretasi tertulis atas naskah-naskah suci Yahudi, selesai pula disusun. Isi dari kitab-kitab itulah yang kemudian menjadi pedoman dasar ibadah orang-orang Yahudi di berbagai belahan dunia.
Sering Bergerak-gerak
Di antara pendapat yang dikemukakan para ilmuwan tentang asal penamaan Yahudi ini sebagai berikut:
Pertama, menurut Abu Amr bin al-Ula, mereka disebut Yahudi karena sering bergerak-gerak (yatahawwadu) ketika membaca kitab Taurat.
Kedua, ada yang berpendapat bahwa nama Yahudi diambil dari kata tahawwud yang artinya bertobat, karena mereka bertobat dari tindakan menyembah patung anak sapi.
Kata ini diambil dari firman Allah yang menyebutkan perkataan Musa: ”Sungguh, kami kembali (bertobat) kepada Engkau.” ( QS: Al-A’raf [7] : 156).
Baca juga: Bantahan Al-Qur'an Atas Klaim Yahudi yang Menganggap Umat Pilihan
Pendapat lain mengatakan bahwa Yahudi merupakan nisbat kepada Yehudza, nama salah satu suku dari 12 suku yang dinisbatkan kepada putra keempat Ya’qub.
Kemudian, setelah Bani Israil terbelah menjadi dua kerajaan besar, maka nama itu disematkan pada Kerajaan Selatan (sehingga kerajaan ini disebut kerajaan Yehudza), untuk membedakan diri dari Kerajaan Utara.
Sering Bergerak-gerak
Di antara pendapat yang dikemukakan para ilmuwan tentang asal penamaan Yahudi ini sebagai berikut:
Pertama, menurut Abu Amr bin al-Ula, mereka disebut Yahudi karena sering bergerak-gerak (yatahawwadu) ketika membaca kitab Taurat.
Kedua, ada yang berpendapat bahwa nama Yahudi diambil dari kata tahawwud yang artinya bertobat, karena mereka bertobat dari tindakan menyembah patung anak sapi.
Kata ini diambil dari firman Allah yang menyebutkan perkataan Musa: ”Sungguh, kami kembali (bertobat) kepada Engkau.” ( QS: Al-A’raf [7] : 156).
Baca juga: Bantahan Al-Qur'an Atas Klaim Yahudi yang Menganggap Umat Pilihan
Pendapat lain mengatakan bahwa Yahudi merupakan nisbat kepada Yehudza, nama salah satu suku dari 12 suku yang dinisbatkan kepada putra keempat Ya’qub.
Kemudian, setelah Bani Israil terbelah menjadi dua kerajaan besar, maka nama itu disematkan pada Kerajaan Selatan (sehingga kerajaan ini disebut kerajaan Yehudza), untuk membedakan diri dari Kerajaan Utara.
(mhy)
Lihat Juga :