Kedudukan Ya’qub dalam Islam: Allah Memuji Israil dan Mencela Yahudi
Selasa, 07 November 2023 - 10:00 WIB
loading...
Mereka yang paling dekat dengan agama Nabi Ya’qub bukan orang Yahudi. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Allah SWT sangat memuji Israil atau Nabi Ya'qub , di sisi lain sering mencela Yahudi . Hal ini disampaikan dalam ayat-ayat al-Quran . Islam memandang mereka yang paling dekat dengan agama Nabi Ya’qub bukan orang Yahudi.
Allah Ta’ala berfirman:
Artinya: “Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya’qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.” ( QS Shad : 45-47)
Dalam ayat tersebut Allah memuji Nabi Ya’qub, begitu pula kakeknya Nabi Ibrahim dan bapaknya Nabi Ishaq.
Baca juga: Surat Yusuf Ayat 64: Kekhawatiran Nabi Yakub Melepas Bunyamin ke Mesir
Ibnul Jauzi mengatakan bahwa mereka memiliki ulil aydi yaitu kekuatan dalam melakukan ketaatan dan memiliki ‘al abshar’ yaitu kepandaian dalam agama dan ilmu.
Dalam tafsir Al Jalalain dikatakan bahwa mereka memiliki kekuatan dalam beribadah dan kepandaian dalam agama. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menyimpulkan bahwa Allah menyifati mereka dengan ilmu nafi’ (ilmu yang bermanfaat) dan amal saleh yang banyak. Itulah pujian Allah kepada Ya’qub dan sangat mulianya kedudukan beliau ‘alaihis salam dalam agama ini.
Berkebalikan dengan Nabi Ya’qub as, Allah sangat sering mencela orang Yahudi di dalam Al Qur’an dan melaknat mereka serta Allah sangat murka pada mereka. Namun Allah murka dan mencela demikian dengan menggunakan nama Yahudi dan nama orang kafir dari Bani Israil, bukan dengan nama Israel/Israil yang merupakan nabi yang mulia, putra dari Nabi yang mulia yaitu Ishaq dan keturunan khalilullah (kekasih Allah) yaitu Ibrahim as.
Baca juga: Kisah Nabi Yakub Kehilangan Penglihatan, Ini Penyebabnya Menurut Tafsir dan Medis
Allah Ta’ala melaknat Yahudi disebabkan perkataan mereka:
Allah Ta’ala berfirman:
وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ أُولِي الْأَيْدِي وَالْأَبْصَارِ (45) إِنَّا أَخْلَصْنَاهُمْ بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِ (46) وَإِنَّهُمْ عِنْدَنَا لَمِنَ الْمُصْطَفَيْنَ الْأَخْيَارِ
Artinya: “Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya’qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.” ( QS Shad : 45-47)
Dalam ayat tersebut Allah memuji Nabi Ya’qub, begitu pula kakeknya Nabi Ibrahim dan bapaknya Nabi Ishaq.
Baca juga: Surat Yusuf Ayat 64: Kekhawatiran Nabi Yakub Melepas Bunyamin ke Mesir
Ibnul Jauzi mengatakan bahwa mereka memiliki ulil aydi yaitu kekuatan dalam melakukan ketaatan dan memiliki ‘al abshar’ yaitu kepandaian dalam agama dan ilmu.
Dalam tafsir Al Jalalain dikatakan bahwa mereka memiliki kekuatan dalam beribadah dan kepandaian dalam agama. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menyimpulkan bahwa Allah menyifati mereka dengan ilmu nafi’ (ilmu yang bermanfaat) dan amal saleh yang banyak. Itulah pujian Allah kepada Ya’qub dan sangat mulianya kedudukan beliau ‘alaihis salam dalam agama ini.
Berkebalikan dengan Nabi Ya’qub as, Allah sangat sering mencela orang Yahudi di dalam Al Qur’an dan melaknat mereka serta Allah sangat murka pada mereka. Namun Allah murka dan mencela demikian dengan menggunakan nama Yahudi dan nama orang kafir dari Bani Israil, bukan dengan nama Israel/Israil yang merupakan nabi yang mulia, putra dari Nabi yang mulia yaitu Ishaq dan keturunan khalilullah (kekasih Allah) yaitu Ibrahim as.
Baca juga: Kisah Nabi Yakub Kehilangan Penglihatan, Ini Penyebabnya Menurut Tafsir dan Medis
Allah Ta’ala melaknat Yahudi disebabkan perkataan mereka:
Lihat Juga :