Siapa Penduduk Rass yang Diazab Allah Taala? Begini Jawaban Sejarawan dan Ulama
Selasa, 28 November 2023 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
8. Mereka adalah ashabul Ukhdud.
Baca juga: Misteri Kaum Rass dan Kisah Orang Berkulit Hitam yang Pertama Masuk Surga
9. Ada pula yang mengatakan mereka adalah kaumnya Handhalah bin Shafwan. Dialah yang dikatakan oleh Ibnu Asakir dalam kitab Tarikhnya, dan beliau menguatkan pendapatnya ini.
Kesyirikan Yang Mereka Lakukan
Kaum Rass adalah para penyembah pohon. Ada pula yang menyatakan mereka para penyembah patung. Mereka kaumnya Handhalah bin Shafwan. "Mereka memiliki sebuah sumur yang mencukupi kebutuhan hidup dan pertanian mereka, di samping itu mereka juga mempunyai seorang raja yang adil lagi bijaksana," tulis Ibnu Katsir.
Tatkala rajanya meninggal, mereka begitu merasa kehilangan. Maka, tidak lama setelah itu datang pada mereka setan yang menyerupai wajah raja tersebut lalu berkata padanya: "Sesungguhnya aku tidak mati, tapi menghilang dari kalian karena aku ingin melihat apa yang kalian lakukan sepeninggalanku".
Betapa bahagianya mereka ketika menjumpai rajanya yang masih hidup. Mereka lalu menyuruh membikin tabir untuk menutupinya, dan mengabarkan pada mereka kalau dirinya tidak mungkin mati selama-lamanya.
Baca juga: Kisah Ashabul Ukhdud dengan Tukang Sihir dan Pendeta
Selanjutnya banyak diantara mereka yang mempercayai ucapan setan tadi serta termakan dengan omongannya sehingga akhirnya mereka menyembahnya.
Pada saat itulah Allah ta'ala mengutus nabi-Nya yang mengabarkan pada mereka kalau itu adalah setan yang mengajak bicara di balik tabir tersebut. Nabi tadi melarang untuk tidak menyembahnya, serta menyuruh agar mereka beribadah hanya kepada Allah Ta’alla semata.
As-Suhaili menerangkan, "Dirinya mendapat mimpi ketika sedang tidur, nama beliau adalah Handhalah bin Shafwan, lantas mereka menentangnya lalu membunuh dan memasukan jenazahnya kedalam sumur. Tidak berapa lama tiba-tiba air sumur menyusut hingga akhirnya mereka kehausan. Pepohonan menjadi kekeringan, tidak mau berbuah, tempat tinggal mereka runtuh. Kondisinya berubah dari yang tadinya makmur menjadi kering kerontang dan mencekam. Dari persatuan menjadi saling berselisih, akhirnya mereka dibinasakan semuanya oleh Allah ta’ala "
Baca juga: Kisah Yaman Dikuasai Orang Nasrani Pasca Ashabul Ukhdud
Baca juga: Misteri Kaum Rass dan Kisah Orang Berkulit Hitam yang Pertama Masuk Surga
9. Ada pula yang mengatakan mereka adalah kaumnya Handhalah bin Shafwan. Dialah yang dikatakan oleh Ibnu Asakir dalam kitab Tarikhnya, dan beliau menguatkan pendapatnya ini.
Kesyirikan Yang Mereka Lakukan
Kaum Rass adalah para penyembah pohon. Ada pula yang menyatakan mereka para penyembah patung. Mereka kaumnya Handhalah bin Shafwan. "Mereka memiliki sebuah sumur yang mencukupi kebutuhan hidup dan pertanian mereka, di samping itu mereka juga mempunyai seorang raja yang adil lagi bijaksana," tulis Ibnu Katsir.
Tatkala rajanya meninggal, mereka begitu merasa kehilangan. Maka, tidak lama setelah itu datang pada mereka setan yang menyerupai wajah raja tersebut lalu berkata padanya: "Sesungguhnya aku tidak mati, tapi menghilang dari kalian karena aku ingin melihat apa yang kalian lakukan sepeninggalanku".
Betapa bahagianya mereka ketika menjumpai rajanya yang masih hidup. Mereka lalu menyuruh membikin tabir untuk menutupinya, dan mengabarkan pada mereka kalau dirinya tidak mungkin mati selama-lamanya.
Baca juga: Kisah Ashabul Ukhdud dengan Tukang Sihir dan Pendeta
Selanjutnya banyak diantara mereka yang mempercayai ucapan setan tadi serta termakan dengan omongannya sehingga akhirnya mereka menyembahnya.
Pada saat itulah Allah ta'ala mengutus nabi-Nya yang mengabarkan pada mereka kalau itu adalah setan yang mengajak bicara di balik tabir tersebut. Nabi tadi melarang untuk tidak menyembahnya, serta menyuruh agar mereka beribadah hanya kepada Allah Ta’alla semata.
As-Suhaili menerangkan, "Dirinya mendapat mimpi ketika sedang tidur, nama beliau adalah Handhalah bin Shafwan, lantas mereka menentangnya lalu membunuh dan memasukan jenazahnya kedalam sumur. Tidak berapa lama tiba-tiba air sumur menyusut hingga akhirnya mereka kehausan. Pepohonan menjadi kekeringan, tidak mau berbuah, tempat tinggal mereka runtuh. Kondisinya berubah dari yang tadinya makmur menjadi kering kerontang dan mencekam. Dari persatuan menjadi saling berselisih, akhirnya mereka dibinasakan semuanya oleh Allah ta’ala "
Baca juga: Kisah Yaman Dikuasai Orang Nasrani Pasca Ashabul Ukhdud
(mhy)
Lihat Juga :