Kisah Konspirasi Yahudi Internasional Mengakui sebagai Ayah Revolusi Prancis

Senin, 04 Desember 2023 - 15:50 WIB
loading...
A A A
Pada acara makan malam besar-besaran yang diadakan di Paris pada tahun 1923, yang dihadiri oleh para politisi dan wakil-wakil dari Liga Bangsa-Bangsa (Nations-League) yang kelak menjadi Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations), seorang tokoh The Grand Eastern Lodge bangkit seraya mengatakan dengan penuh kebanggaan:

"Perancang Pemerintahan Prancis adalah putra Freemasonry Nasional Prancis. Dan perancang Republik Dunia besok adalah putri Freemasonry Internasional."

William G. Carr mengatakan kita melihat kekuatan Konspirasi yang sampai tahun 1923 telah berani berbangga-bangga di tengah-tengah Pemerintahan Republik Prancis sebagai ayah Revolusi Prancis, yang diberi sebutan akbar itu.

Dan mereka berani pula mengumumkan niatnya tentang program yang akan dilaksanakan di masa mendatang, seperti mendirikan Republik Dunia, yang dikatakannya sebagai anak putri kandung Freemasonry Internasional.

Fenomena ini tidak perlu mengherankan, sebagai akibat keberhasilan mereka dalam perjanjian Versailles dan dalam perang dunia I. Sebelum itu mereka telah berhasil menghancurkan sistem kerajaan Prancis, dan peristiwa yang terjadi pada abad ke-19 atas ulah tangan-tangan tersembunyi mereka.

Setelah tahun 1923, Kekuatan Konspirasi telah bisa mempersiapkan kaki tangannya untuk menduduki posisi penting dalam pemerintahan Prancis.

Baca juga: Kisah Konspirasi Yahudi Merekrut Narapidana untuk Melakukan Kerusuhan di Prancis

Monseour Edouard Herriot adalah seorang antek Konspirasi yang pertama kali bisa menduduki kursi Perdana Menteri Prancis pada tahun 1924. Sejak itu pula pengaruh Konspirasi sangat menentukan untuk mempersiapkan orang-orang yang akan menduduki jabatan penting.

Herriot telah berhasil memelopori gerakan sekulerisasi total di Prancis, menggantikan agama Kristen yang telah menjadi agama negara sejak berabad-abad lamanya.

Seorang anggota kawakan dari The Grand Eastern Lodge bernama Leon Bluem adalah seorang Yahudi, dan seorang politikus Prancis terkemuka yang memainkan peran penting dalam kebijakan politik Perancis sampai setelah perang dunia II. la berkali-kali menduduki jabatan menteri dan wakil perdana menteri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Selamat! Hafiz Indonesia...
Selamat! Hafiz Indonesia Sabet Runner-Up MHQ Internasional di Arab Saudi
Paham Menstrual Taboo:...
Paham Menstrual Taboo: Islam Mengikis Tradisi dan Mitos Yahudi
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz Mengangkat Iyas bin Mu’awiyah sebagai Hakim
Sihir: Asbabun Nuzul...
Sihir: Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 102
Sihir dalam Surat Al-Baqarah...
Sihir dalam Surat Al-Baqarah Ayat 102: Makna Al-Muradat, Orang-Orang Yahudi
Rekomendasi
Harta Karun Pembawa...
Harta Karun Pembawa Kutukan Paling Mematikan di Dunia
Cekungan Saint Croix,...
Cekungan Saint Croix, Ilmuwan Sebut Keajaiban Irigasi dari Peradaban yang Terlupakan
Lukisan Rembrandt Lebih...
Lukisan Rembrandt Lebih Mematikan dari Mona Lisa, Ini Penyebabnya
Artikel Terkini
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
Infografis
Imbas Hina Islam: Website...
Imbas Hina Islam: Website Prancis Diretas, Produk Diboikot
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved