Konspirasi Internasional: Kisah Ironi Alexander II, Dibunuh karena Menolong Kaum Yahudi

Kamis, 07 Desember 2023 - 14:05 WIB
loading...
Konspirasi Internasional:...
Czar Rusia Alexander II. Foto/Ilustrasi: Wikipedia
A A A
KIsah ini dimulai ketika Czar Rusia Alexander I tengah membenahi negerinya akibat serbuan NapoleonBonaparte terhadap Rusia tahun 1812. Kala itu, Rusiamengalami goncangan hebat, dengan meninggalkan korban besar, dan sejumlah lainnya mengalami luka parah.

Czar Rusia Alexander I mengeluarkan undang-undang baru, yang berhubungan dengan langkah untuk mempersatukan lapisan masyarakat yang porak-poranda akibat perang itu.

William G. Carr dalam bukunya berjudul "Yahudi Menggenggam Dunia" (Pustaka Kautsar, 1993) menyebut di antara undang-undang baru itu adalah dihapuskannya hukuman pembuangan, yang sebelumnya dikenakan terhadap orang-orang Yahudi sejak 1772, yaitu suatu hukuman pengasingan berupa pembatasan tempat tinggal di suatu tempat tertentu.

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Monopoli Terbesar dan Panen Raya Perang Dunia I dan II

Menurut William G. Carr, Czar Alexander bermaksud, agar orang Yahudi mau bekerja di ladang-ladang, serta mendorong mereka untuk berasimilasi dengan penduduk asli Rusia.

Pada tahun 1825 Nicholay I naik tahta sebagai Czar Rusia. Kebijakannya yang ditempuh berbeda dari kebijakan Czar Alexander. Nicholay melihat orientasi berpikir orang Yahudi hanya tertuju pada masalah ekonomi. Ia merasa cemas melihat kegiatan yang mereka lakukan dalam berbagai lapangan pekerjaan dan perekonomian Rusia.

"Mereka juga merupakan golongan masyarakat yang tidak mau membaur dengan masyarakat Rusia. Mereka senantiasa mempertahankan bahasa, budaya, pakaian dan adat istiadat sendiri," tulis William G. Carr.

Melihat fenomena seperti itu Nicholay tergugah untuk mengambil kebijakan yang paling tepat baginya, dengan cara yang bisa ditempuh agar mereka bisa membaur. Ia mengeluarkan peraturan yang memaksa mereka memasukkan anak-anak mereka ke sekolah umum, agar kelak tumbuh dewasa seperti orang Rusia lainnya.

"Namun sayang, harapan Nicholay justru menjadi senjata makan tuan," ujar William G. Carr.

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mendukung Theodore Roosevelt Jadi Presiden Amerika

Wajib belajar bagi anak Yahudi pada sekolah umum justru telah mencetak mereka menjadi golongan masyarakat terpelajar yang kelak akan menduduki posisi penting dalam pemerintahan pada masa Alexander II.

Sementara itu, identitas keyahudiannya tetap mereka pertahankan dalam semua aspek kehidupan mereka. Jumlah anak Rusia sendiri yang belajar tidak lebih banyak dari anak Yahudi.

Tahun 1855 Alexander II menaiki tahta kerajaan Rusia. Ia seorang Czar Rusia yang kelak oleh Disraeli dijuluki sebagai "Czar Terbesar Bagi Rusia", karena ia telah bekerja untuk memperbaiki nasib rakyat kelas bawah, golongan tertindas dan kaum tani.

Menurut William G. Carr, di antara golongan yang dimaksud oleh Disraeli adalah golongan Yahudi. Inilah yang mendorong Disraeli memuji Alexander.

Pada masa sebelumnya, orang Yahudi terpelajar mengeluh karena mereka menemukan beberapa kesulitan untuk mendapat pekerjaan dalam pemerintah, dengan alasan agama yang mereka anut.

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika

Kemudian Alexander mengeluarkan instruksi kepada seluruh pejabat di Rusia untuk membuka pintu lebar-lebar pada seluruh instansi pemerintah bagi orang Yahudi, seperti hak yang diberikan kepada warga Rusia lainnya.

Kebijakan Czar Alexander II sebenarnya mengandung niat baik terhadap kelompok Yahudi, yang seharusnya disambut dengan sikap terima kasih. Akan tetapi, kenyataannya justru sebaliknya.

Para sesepuh Yahudi ekstrimis yang punya hubungan dengan Konspirasi Internasional mengkhawatirkan, bahwa langkah politik Alexander akan mengakibatkan pembauran Yahudi ke dalam masyarakat Rusia, dan hal ini dianggap sebagai ancaman terhadap identitas mereka.

Ini akan menyulitkan Konspirasi memancing kerusuhan dan kebencian di negeri yang sangat luas, yang pada saat itu dikenal sebagai bangsa yang taat beragama.

Dengan demikian, Czar Alexander dianggap penghalang yang harus disingkirkan bagi Konspirasi. Langkah reformasi dan sikap toleransinya telah menyebabkan kesulitan bagi kaki-tangan Konspirasi untuk memancing terjadinya kerusuhan.

Bukan satu hal yang mengherankan, kalau di sana terdapat makar untuk membunuh Czar Alexander.

Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional: Kisah Terbunuhnya Presiden Abraham Lincoln

Pada tahun 1866 terjadi percobaan pembunuhan, tapi gagal. Usaha pembunuhan yang kedua kali terjadi pada tahun 1879. pihak Konspirasi tidak kehilangan akal.

Alexander terperdaya oleh siasat mereka, dan terperangkap di sebuah rumah seorang wanita Yahudi kaya bernama Hessia Helgman. Di rumah itulah Alexander menemui ajalnya dalam keadaan misterius pada tahun 1881.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Selamat! Hafiz Indonesia...
Selamat! Hafiz Indonesia Sabet Runner-Up MHQ Internasional di Arab Saudi
Paham Menstrual Taboo:...
Paham Menstrual Taboo: Islam Mengikis Tradisi dan Mitos Yahudi
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz Mengangkat Iyas bin Mu’awiyah sebagai Hakim
Sihir: Asbabun Nuzul...
Sihir: Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 102
Sihir dalam Surat Al-Baqarah...
Sihir dalam Surat Al-Baqarah Ayat 102: Makna Al-Muradat, Orang-Orang Yahudi
Rekomendasi
Terumbu Karang Mediterania...
Terumbu Karang Mediterania Terbesar di Kroasia Terancam oleh Pemanasan Global
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Badai Pasir Haboob Menelan...
Badai Pasir Haboob Menelan Arizona Langit Jadi Gelap
Artikel Terkini
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved