Pembebasan Syam: Kisah Khalid bin Walid dan Pasukannya Melakukan Perjalanan dari Irak

Sabtu, 09 Desember 2023 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Melihat pasukan Muslimin banyak orang yang ketakutan. Karena sudah tak mampu lagi mengadakan perlawanan, mau tak mau mereka menyerah. Penduduk Tadmur (Palmyra) segera menyerah setelah mengadakan sedikit perlawanan.

Khalid tidak menganggap perlu untuk menyerang Damsyik. Kedatangannya hanya akan memberi bala bantuan kepada angkatan bersenjata Muslimin yang tinggal di Yarmuk. Ia menempuh jalan Huwarin tak jauh dari sana. Sesampainya di Qusam ia mengajak damai penduduknya, yaitu kabilah Quda'ah. Dari sana menyusur ke Azri'at dan menyerang Banu Gassan yang ada di Marj Rahit.

Kemudian ia meneruskan perjalanan dan turun di sebuah terusan di Bosra. Di tempat ini ia bertemu dengan Abu Ubaidah bin al-Jarrah, Syurahbil bin Hasanah dan Yazid bin Abi Sufyan.

Khalid maju memimpin mereka menyerbu Bosra dan Allah memberinya pula kemenangan. Setelah itu mereka semua meneruskan perjalanan ke Palestina untuk memberikan bala bantuan kepada Amr bin al-As di Arabah di dataran Gaur. Khalid bermarkas di sebelah rekan-rekannya. Dengan demikian pasukan Muslimin sudah tergabung semua di Yarmuk.

Baca juga: Selalu Menang Perang, Khalid bin Walid Tabaruk dengan Rambut Nabi

Jumlah Tentara

Kala itu, jumlah tentara yang menyertai Khalid ada ribuan. Ada yang mengatakan 9.000 orang, ada pula yang menyebutkan 6.000 pasukan, yang sebagian lagi berpendapat 800, 600 atau 500 orang.

Menurut Haekal, sumber mengenai yang pertama itu menyebutkan bahwa Khalid berangkat dengan separuh pasukan yang di Irak sesuai dengan perintah Abu Bakar. "Jumlah tentara itu 18.000 orang atau sekitar itu," katanya.

Sebaliknya, kata Haekal, mereka yang menyebutkan jumlah anggota pasukan itu di bawah seribu orang ingin memperkuat pendapatnya bahwa tujuan perjalanan pasukan Khalid ke Syam hanya karena kejeniusannya sebagai komandan.

Akan tetapi pasukannya yang menghadapi pasukan Romawi tidak sedikit jumlahnya, dan bala bantuan itu datang terus-menerus dari Madinah. Maka perjalanan Khalid dengan sejumlah kecil pasukan itu dimaksudkan supaya tidak mengganggu kecepatannya seperti jika dengan jumlah besar untuk menolong siapa saja yang menurut pendapat Khalifah perlu ditolong.

Baca juga: Kasus Khalid bin Walid, Cara Pandang Umar dan Abu Bakar

Sebagian lagi ada yang mengambil jalan tengah, bahwa Khalid dari Irak sudah membagi dua pasukannya. Setelah sampai di Quraqir dan bermaksud hendak melintangi gurun pasir tandus itu ia pergi hanya dengan beberapa ratus orang, dan pasukannya yang lain meneruskan perjalanan dari Wadi Sirhan supaya dapat bergabung dengan pasukan Muslimin di Bosra.

Menurut Haekal, pendapat ini bukan mustahil meskipun bertentangan bahwa kekhawatiran Khalid akan disambut oleh pasukan Romawi sehingga ia akan terhalang untuk menolong pasukan Muslimin. Dan ini akan mencemarkan namanya bahwa dia mempertaruhkan sebagian besar pasukannya untuk hal-hal yang tak perlu terjadi, baik terhadap dirinya atau terhadap anggota pasukan yang sudah dipilihnya itu untuk berangkat.

Apa pun pendapat orang tentang perjalanan Khalid dan pasukan yang dibawanya dari Irak itu, yang jelas dia dapat menyusul pasukan Muslimin di Yarmuk dan bersama-sama dengan mereka mau menghadapi pihak pasukan Romawi.

Baca juga: Ketika Khalid bin Walid Harus Memohon Maaf Kepada Ammar bin Yasir
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Karomah Khalid bin Walid,...
Karomah Khalid bin Walid, Si Pedang Allah yang Tak Mempan Diracun
Jejak Hormuz dan Khalid...
Jejak Hormuz dan Khalid bin Walid: Dari Duel Maut hingga Gerbang Penaklukan Persia
Siapakah Bangsa Rum?...
Siapakah Bangsa Rum? Kaum yang Menang Perang dan Mengkhianati Umat Islam di Akhir Zaman
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum 1-2, Berkaitan Perang Besar Bangsa Romawi vs Persia
Hari Valentine, Asal...
Hari Valentine, Asal Usul, dan Pandangan Islam
Rekomendasi
Jakarta Termasuk dari...
Jakarta Termasuk dari 3 Kota Besar di Dunia yang Akan Tenggelam
Bumi Bocor Parah, Lubang...
Bumi Bocor Parah, Lubang Raksasa Misterius Terus Bertambah di Turki
Ini Kandungan Muntahan...
Ini Kandungan Muntahan Ikan Paus Sperma, Bikin Penemunya Auto Tajir
Artikel Terkini
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved