3 Fase Perkembangan Ideologi Geert Wilders sang Pembenci Islam

Senin, 11 Desember 2023 - 06:34 WIB
loading...
A A A
Pada paruh pertama tahun 2000-an, dia bekerja sama dengan Bart Jan Spruyt dari Yayasan Edmund Burke yang konservatif. Dia bepergian bersamanya secara teratur ke wilayah pendudukan Palestina dan Amerika Serikat.

Di sana, keduanya berkenalan dengan ide dan metode organisasi neokonservatif, terutama American Enterprise Institute (AEI) dan Heritage Foundation.

Konvergensi dengan neokonservatisme Amerika mengakibatkan penyimpangan dari pandangan mentornya Bolkestein dan liberalisme tradisional Belanda, yang dipertahankan dalam empat putaran utama.

Pertama-tama, Wilders menjadi pendukung setia "perang melawan teror" Presiden AS George Bush dan mendukung petualangan militer AS di Afghanistan dan Irak, serta pembukaan kamp penahanan terkenal di Guantanamo.

Baca juga: Negara-negara Arab Kutuk Komentar Politisi Belanda Geert Wilders tentang Palestina

Bersama dengan Ayaan Hirsi Ali, seorang penulis kontroversial dan dikenal sebagai seorang Islamofobia, ia menyerukan keterlibatan Uni Eropa (UE) dalam "demokratisasi Timur Tengah", dan dengan dalih perjuangan anti-teroris, ia menganjurkan serangan militer terhadap Iran dan Suriah.

Kedua, Wilders mulai menganjurkan segala macam tindakan radikal terhadap potensi ancaman terhadap keamanan nasional Belanda, yang sering kali meniru model Amerika dan Israel.

Langkah-langkah tersebut mencakup penerapan keadaan darurat, penahanan preventif dan administratif, serta denaturalisasi dan deportasi tersangka, tidak hanya teroris tetapi juga ulama radikal (imam) dan penjahat Maroko.

Ketiga, ia mulai menentang sistem tersebut, dengan menyatakan bahwa elit progresif "menyalahgunakan demokrasi" dan "melakukan indoktrinasi melalui televisi publik."

Terakhir, perubahan paling signifikan dalam pandangan Wilders adalah munculnya permusuhan sengit terhadap Islam dan Muslim, yang diilhami oleh kaum neokonservatif seperti Daniel Pipes dan Norman Podhoretz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengenal 7 Masjid Terindah...
Mengenal 7 Masjid Terindah di Eropa, Ada yang Dibangun pada Abad 16 Masehi
Kisah Daulah Aghlabiyah...
Kisah Daulah Aghlabiyah Taklukkan Eropa di Bawah Pimpinan Ziyadatullah I
Profil Singkat Kiai...
Profil Singkat Kiai Ahmad Dahlan dan Siasatnya Membangun Muhammadiyah
Ketika Kiai Ahmad Dahlan...
Ketika Kiai Ahmad Dahlan Dituduh Kafir karena Meniru Sekolah Belanda
Syahidnya Yahya Sinwar:...
Syahidnya Yahya Sinwar: Mengingat Gugurnya Penakluk Eropa Abdurrahman al-Ghafiqi
Angka Mualaf Melonjak...
Angka Mualaf Melonjak 400 Persen: Muslim Akan Jadi Mayoritas di 3 Negara Eropa
Rekomendasi
3 Nenek Moyang Harimau...
3 Nenek Moyang Harimau Tazmania Ditemukan Sekaligus di Australia
Cara Suku Maya Menghitung...
Cara Suku Maya Menghitung Fenomena Alam yang Akan Terjadi Terungkap!
Tujuh Matahari Tiba-tiba...
Tujuh Matahari Tiba-tiba Muncul Sekaligus di Langit China
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved