3 Fase Perkembangan Ideologi Geert Wilders sang Pembenci Islam
Senin, 11 Desember 2023 - 06:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Siapa Geert Wilders? Politikus Anti-Islam dan Anti-UE yang Menjadi Calon PM Belanda Terkuat
Di kancah sosiopolitik dalam negeri Belanda, pandangan anti-Muslim Wilders paling banyak dipengaruhi oleh Pim Fortuyn, Theo van Gogh dan Ayaan Hirsi Ali, semuanya adalah Islamofobia radikal.
Dua orang pertama dibunuh dan yang terakhir pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2000an, yang membuka ruang bagi Wilders untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin Islamofobia di Belanda.
Salah satu ciri utama gerakan Kanan Baru Fortuyn adalah konstruksi musuh yang secara moral jahat (Belanda: feindmarkierung) yang harus dilawan dengan segala cara, dan imigran Muslim ditempatkan dalam peran antipode sosial ini.
Baca juga: Geert Wilders: Pembenci Islam yang Berpotensi Jadi PM Belanda Pendukung Zionis
Di kancah sosiopolitik dalam negeri Belanda, pandangan anti-Muslim Wilders paling banyak dipengaruhi oleh Pim Fortuyn, Theo van Gogh dan Ayaan Hirsi Ali, semuanya adalah Islamofobia radikal.
Dua orang pertama dibunuh dan yang terakhir pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2000an, yang membuka ruang bagi Wilders untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin Islamofobia di Belanda.
Salah satu ciri utama gerakan Kanan Baru Fortuyn adalah konstruksi musuh yang secara moral jahat (Belanda: feindmarkierung) yang harus dilawan dengan segala cara, dan imigran Muslim ditempatkan dalam peran antipode sosial ini.
Baca juga: Geert Wilders: Pembenci Islam yang Berpotensi Jadi PM Belanda Pendukung Zionis
(mhy)
Lihat Juga :