Nuri, Si Penggila Tuhan, dan Khizr

Selasa, 11 Agustus 2020 - 06:58 WIB
loading...
Nuri, Si Penggila Tuhan,...
Burung nuri. Foto/ilustrasi/gardaanimalia
A A A
Musyawarah Burung (1184-1187) karya Faridu'd-Din Abu Hamid Muhammad bin Ibrahim atau Attar dalam gaya sajak alegoris ini, melambangkan kehidupan dan ajaran kaum sufi . Judul asli: Mantiqu't-Thair dan diterjemahan Hartojo Andangdjaja dari The Conference of the Birds (C. S. Nott). (Baca juga: Faridu'd-Din Attar Pencipta Musyawarah Burung )

==

LALU datang Nuri dengan gula di paruhnya, berpakaian hijau, dan lengkung leher baju kencana melingkar di lehernya. Rajawali hanyalah nyamuk di sisi keindahannya yang cemerlang; permadani bumi yang hijau ialah pantulan bulu-bulunya, dan tutur katanya ialah sari gula. (Baca Juga: Hudhud: Cinta Mawar Banyak Durinya, Mengusik dan Menguasai )

Dengarkan dia: "Begitu menawan aku ini, hingga manusia keji yang berhati besi mengurungku dalam sangkar. Terikat dalam penjara ini, aku pun merindukan sumber air kebakaan yang dijaga oleh Khizr. Seperti dia, aku pun berpakaian hijau, sebab aku ini Khizr di antara burung-burung. Aku ingin pergi ke sumber air ini, tetapi ngengat tidak berdaya mengangkat dirinya ke sayap Simurgh yang besar itu; mata air Khizr cukuplah bagiku." (Baca Juga: Mantiqu't-Thair: Bulbul )

Hudhud menjawab, "O kau yang tak punya cita-cita kebahagiaan! Siapa yang tak mau meninggalkan hidupnya, bukanlah makhluk. Hidup diberikan padamu agar suatu ketika kau dapat mempunyai sahabat yang mulia. Tempuhlah Jalan itu, karena kau bukan buah badam, kau hanya kulitnya. Masuklah di kalangan mereka yang mulia dan tempuhlah Jalan mereka dengan senang." (Baca juga: Mantiqu't-Thair: Musyawarah Dibuka, Pengejawantahan Simurgh yang Pertama )

Si Penggila Tuhan dan Khizr
Ada seorang lelaki, gila karena cintanya pada Tuhan. Khizr bertanya padanya, "O manusia sempurna, maukah kau jadi sahabatku?"

Orang itu menjawab, "Kau dan aku tak mungkin disatukan, karena kau telah banyak mereguk air kebakaan sehingga kau akan senantiasa hidup, sedang aku ingin menyerahkan hidupku." Baca juga: Mantiqu't-Thair: Burung-Burung Berkumpul

"Aku tak berkawan dan bahkan bagaimana menunjang hidupku sendiri pun aku tak tahu. Sementara kau asyik memelihara hidupmu, aku mengorbankan hidupku setiap hari. Lebih baik aku meninggalkan kau, bagai burung menghindari jerat, jadi, selamat tinggal." (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Darwis dan Putri Raja )


(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri...
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri dan Doanya Agar Terhindar dari Penguasa Zalim
Kisah Sufi:  Fatima...
Kisah Sufi:  Fatima si Pemintal Mencari Suami
Kisah Sufi: Cara Menangkap...
Kisah Sufi: Cara Menangkap Kera Penggemar Buah Ceri
Kisah Sufi: Raksasa...
Kisah Sufi: Raksasa Perampok dan Guru Sufi
Kisah Setiap Tempat...
Kisah Setiap Tempat yang Dipijak Nabi Khidir Berubah Hijau
Kisah Sufi:  Penyusunan...
Kisah Sufi:  Penyusunan Tradisi, Bermula ketika Darwis Mengupas Bawang
Rekomendasi
Ini Penyebab Cahaya...
Ini Penyebab Cahaya Aneh di Langit Malang Usai Gempa Magnitude 6,1
Kuburan Muslim dari...
Kuburan Muslim dari Abad ke-8 Ditemukan di Prancis
Badai Tropis Humberto...
Badai Tropis Humberto Terbentuk di Atlantik Ancam Kepulauan Azores
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Daftar Aset dan Kekayaan...
Daftar Aset dan Kekayaan Organisasi Islam Muhammadiyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved