alexametrics

Kisah Sufi

Kisah Bijak Para Sufi: Darwis dan Putri Raja

loading...
Kisah Bijak Para Sufi: Darwis dan Putri Raja
Sejak pertama kulihat Tuan Putri, hidup ini tak ada artinya bagiku. Foto/Ilustrasi/Ist
Alkisah, ada seorang putri raja yang secantik rembulan dan dikagumi semua orang. Pada suatu hari, seorang darwis yang sedang akan makan roti, melihat putri tersebut. Makanan itu pun jatuh ke tanah, sebab ia begitu terpesona sehingga genggamannya lepas.

Baca juga: Cara Jitu Menjebak Anak-Anak Serakah ke Jalan yang Benar

Ketika putri itu lewat, ia tersenyum kepada Sang Darwis. Tindakannya itu menyebabkannya sawan, rotinya jatuh di tanah dan pikirannya melayang. Dalam keadaan terpesona habis-habisan itu, ia tidak berbuat apa pun selama tujuh tahun. Tidak lama kemudian setelah itu, Sang Darwis luntang-lantung di jalan, tempat anjing-anjing tidur. (Baca juga: Tiga Nasihat Berharga dari Burung yang Tertangkap)

Ia menjadi gangguan bagi Sang Putri, dan para pengawalnya pun memutuskan akan membunuh darwis itu.



Tetapi, Sang Putri memanggilnya dan berkata, "Tak mungkin kita berdua hidup bersama. Lagipula, budak-budakku bermaksud membunuhmu; karena itu, pergilah menghilang." (Baca juga: Kebijaksanaan yang Diperjualbelikan)

Lelaki nestapa itu menjawab, "Sejak pertama kulihat Tuan Putri, hidup ini tak ada artinya bagiku. Mereka akan membunuhku tanpa alasan. Namun, kumohon jawablah satu pertanyaanku karena Tuan Putrilah yang akan menjadi penyebab kematianku. Mengapa dulu Tuan Putri tersenyum padaku?"



"Kau tolol!" kata Sang Putri, "Ketika kulihat betapa tololnya tingkahmu waktu itu, aku tersenyum kasihan, bukan karena apa-apa."

Dan putri itu pun pergi meninggalkannya. (Baca juga: Tiga Cincin Permata Pembuka Pintu Harta Karun)

===
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا‏
Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

(QS. Al-Ahzab:56)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak