Begini Kondisi Perbatasan Utara Negeri-Negeri Arab

Kamis, 04 Januari 2024 - 17:24 WIB
loading...
Begini Kondisi Perbatasan...
Perbatasan utara negeri-negeri Arab itu terbentang dari hulu Teluk Aqabah ke hulu Teluk Persia di sebelah utara. Ilustrasi: Ist
A A A
Sejak berabad-abad lamanya dalam sejarah orang sudah biasa melihat perbatasan utara negeri-negeri Arab itu terbentang dari hulu Teluk Aqabah ke hulu Teluk Persia di sebelah utara.

Perbatasan ini tidak memanjang dalam garis lurus, tetapi mengikuti bukit barisan yang memisahkan Sahara Nufud1 dengan pedalaman Syam . "Dumat al-Jandal ini terletak di perut Mada'in bagian hulu yang berbatasan dengan garis lurus itu, yakni sebelum kurun waktu Syam dan Irak tergabung ke dalam kedaulatan Arab," tulis Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Abu Bakr As-Siddiq" (PT Pustaka Litera AntarNusa, 1987).

Penduduk asli Syam ialah orang-orang Funisia, dan penduduk Irak yang mula-mula dari Asiria. Padang sahara yang terbentang luas di antara kedua daerah itu ialah pedalaman Syam. Sejak dahulu kala keduanya tak pernah saling bertemu atau saling melintasi.

Baca juga: Alasan Strategis Khalifah Umar Menguasai Persia dan Syam

Penduduk daerah-daerah pemukiman tidak begitu tertarik melintasi gurun sahara ini. Untuk apa melintasi kawasan dengan risiko bahaya yang begitu besar di samping memang tak ada hal-hal yang akan menarik perhatian orang ke sana. Sampai sekarang banyak orang yang mengelak melintasi daerah pedalaman itu dengan mobil. Orang lebih suka menggunakan transportasi Syam-Irak itu lewat udara.

Tetapi padang sahara yang tidak disukai orang-orang Funisia penduduk Syam dan orang-orang Asiria penduduk Irak di zaman silam itu, rupanya menarik orang-orang Arab pedalaman.

Bagi mereka sahara yang lepas itu merupakan daya tarik tersendiri, sesuatu yang memberi ilham, suatu kebebasan dan keindahan. Sebaliknya kota, bagi mereka adalah belenggu, malah penjara, meskipun dipoles dengan segala yang indah.

Para sejarawan menyebutkan bahwa migrasi orang-orang Arab ke utara itu karena runtuhnya bendungan Ma'rib, sedang kabilah-kabilah Azd yang merantau ke Hijaz dan Syam karena hanyut terbawa banjir, atau karena pihak Romawi menggunakan laut sebagai jalur perdagangannya, bukan melalui daerah pedalaman sahara.

Mereka menyebutkan bahwa migrasi ini terjadi pada abad kedua Masehi. "Kalau sumber ini kita terima, tentu berarti kabilah-kabilah Arab itu tinggal di pedalaman Syam sudah sejak berabad-abad lamanya sebelum itu, yang jauh tertinggal dari kafilah-kafilah yang datang ke Irak atau Syam untuk menyerang atau berdagang," tutur Haekal.

Baca juga: Arab Pra-Islam: Misionaris Nasrani dan Sepak Terjang Abrahah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
20 Jemaah Haji Dirawat...
20 Jemaah Haji Dirawat di RS Arab Saudi, Penyebabnya Kelelahan
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Asal-usul Nama Iran:...
Asal-usul Nama Iran: Mengapa Identitas Persia Ditinggalkan?
Rekomendasi
Lautan Pertama di Bumi...
Lautan Pertama di Bumi yang Tidak Berwarna Biru Ditemukan
UNESCO Sebut 3 Kota...
UNESCO Sebut 3 Kota Besar Ini Terancam Digulung Tsunami dalam Waktu Dekat
7 Hewan Paling Lama...
7 Hewan Paling Lama Tidur di Dunia, Nomor 6 Sampai 22 Jam Sehari
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved